Bikin Resah Masyarakat, Warga Grogol Usir Sales Obat

274

Limo | jurnaldepok.id
Pengurus Lingkungan Rt 01 dan Rt 02, Rw 10, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, bersama petugas Babinkamtibmas dan Babinsa kemarin kembali mengamankan lima orang sales obat herbal yang kedapatan sedang berkeliling diwilayah itu untuk memasarkan obat kepada warga.

Ketua Rt 01/10, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Sunandar mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, dirinya langsung memanggil dan membawa lima orang sales obat itu ke pos kamling untuk di introgasi lalu diarahkan keluar dari wilayah Grogol lantaran tidak mengantongi izin dari Dinas Kesehatan dan instansi terkait.

“Pada hari Selasa saya mendapat kabar puluhan sales obat digelandang ke Kantor Kelurahan karena beroperasi tanpa izin dari Dinas Kesehatan, Puakesmas atau Kantor Pemerintahan dan pada hari ini malah lingkungan kami yang menjadi sasaran operandi para sales itu, makanya sesuai arahan dari Babinkamtibmas dan Ketua Rw, kami terpaksa mengusir lima sales itu keluar dari wilayah Grogol,” terang Sunandar yang diamini oleh Ismail selaku Ketua Rt 02/10, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Hal senada dilontarkan oleh Ketua Rw 10, Mantri Mohammad.
Dikatakan Mantri, kebijakan mengusir para sales dari wilayahnya didasarkan beberapa pertimbangan, diantaranya soal izin operasional, dan kegiatan sales berpotensi merugikan masyarakat.

“Kemarin saja, diwilayah Rw 01 dan Rw 07 warga sudah gaduh lantaran merasa dirugikan oleh ulah para sales obat seperti ini, dan sekarang kami harus bertindak tegas sebelum ada warga membeli produk obat yang mereka pasarkan,” ujar Mantri kepada Jurnal Depok, kemarin.

Diungkap Mantri, lima sales obat herbal yang gentayangan diwilatah Rw 10, bukan kelompok dari sales yang sebelumnya digiring ke Kantor Kelurahan karena perusahaan yang mendistribusikan obat berbeda begitu pula merk obat yang dijual juga berbeda.

“Ini kelompok lain, kalau yang ditangkap pada hari Selasa itu dari PT Rajawali Grup Healt sedangkan yang kami amankan sekarang itu dari PT Duta Sejahtera Indonesia dan merk obatnya juga berbeda,” terang Mantri.

Menanggapi hal ini, Kepala Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Danudi Amin mengatakan telah menginstruksikan kepada para Ketua lingkungan untuk mengumumkan kepada warganya agar tidak melayani kehadiran para sales obat yang datang kerumah warga.

Dia juga menekankan kepada para Ketua lingkungan agar tidak mengeluarkan data nama warga yang akan menjadi sasaran para sales untuk menjual obat.

“Kami sudah tekankan kepada ketua lingkungan agar tidak meladeni sales sales obat yang saat ini banyak bergentayangan karena selain tidak ada izin operasi dari Dinas atau Puskesmas dan Kantor Kelurahan, kegiatan para sales itu kerap merugikan warga, contohnya kemarin ada beberapa warga yang sempat mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli obat, dan bukan kesembuhan yang didapat malah penyakit baru muncul, ini sangat berbahaya,” kata Danu.

Dia juga menekankan kepada para ketua lingkungan agar meningkatkan koordinasi dengan Kantor Kelurahan jika menemukan kegiatan diluar jadwal kegiatan rutin lingkungan terlebih jika kegiatan itu melibatkan orang dari luar wilayah.

“Ketua Rt jangan mudah memberikan data atau kebujakan apapun, karena ini sudah terbukti membuat gaduh dan merugikan warga, tanya dulu ke kami di Kelurahan, jika sudah ada izin dan Koordinasi dengan Kelurahan, nanti kami yang memberitahukan dengan pengurus lingkungan,” pungkas Danu. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here