Ini Pengakuan Pelanggan Terkait Kinerja dan Pelayanan PDAM Selama Dipimpin Olik

803
Dian Alfonnsa Yosephina

Margonda | jurnaldepok.id
Kinerja Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok demisioner, M Olik Abdul Holik mendapat sorotan dari pelanggannya. Banyak yang menilai pelayanan PDAM sudah sangat baik di masa kepemimpinan Olik, namun ada pula yang menilai pelayanan masih perlu ditingkatkan di daerah tertentu.

“Saya berlangganan PDAM kurang lebih sudah 10 tahun, awalnya sering matinya. Namun sejak dipimpin Pak Olik beberapa tahun terakhir ini sudah bagus dan matinya sudah jarang,” ujar Dian Alfonnsa Yosephina, warga Komplek Sawangan Permai, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, kemarin.

Ia menambahkan, semenjak dipimpin Olik, PDAM Tirta Asasta mengalami perubahan yang signifikan. Bahkan, kata dia, Olik tak segan turun langsung ke lapangan dan merespon keluhan para pelanggannya.

“Ketika ada gangguan seperti air mati, Pak Olik langsung terjun ke lapangan dan memberitahukan bahwa sedang dalam perbaikan. Ini tentunya membuat kami nyaman karena ditangani langsung oleh Pak Olik,” paparnya.

Dirinya mengaku, meski belum pernah bertemu langsung dan bertatap muka dengan Olik, namun ia berharap Olik dapat meneruskan kepemimpinannya.

“Karena ia baik dan cepat merespon keluhan pelanggan, meskipun tengah malam. Kinerjanya juga sangat bagus,” katanya.

Namun begitu, Dian berharap pelayanan PDAM dapat terus ditingkatkan terlebih yang berkaitan dengan keluhan dan aduan pelanggan.

Hal senada diungkapkan oleh pelanggan PDAM lainnya yakni Wasiyati Dahlan. Warga RT 04/17 Pondok Tirta Mandala, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, mengungkapkan, meski secara pribadi tidak mengenal Direksi PDAM namun dirinya berharap ada respon dari PDAM ketika terjadi gangguan.

“Kami tidak bicara kenal atau tidak karena ini masalah tanggungjawab PDAM. Pelayanan harus terus ditingkatkan dan yang terpenting komunikasi jika terjadi gangguan pasokan air. Alangkah baiknya ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PDAM jika akan terjadi gangguan,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ketika dirinya melaporkan ada gangguan pasokan air, pihak PDAM meresponnya dengan cepat. Ia berharap informasi terkait gangguan dapat disebar melalui media sosial ketimbang surat edaran.

“Pelayanan memang ada perubahan tapi belum signifikan dan perlu ditingkatkan lagi, terlebih informasi yang berkaitan dengan pelayanan. Saya berlangganan PDAM sejak 1992. Memang posisi perumahan saya ini agak tinggi, jadi ketika debit air kecil maka sangat berpengaruh. Dari itu kembali lagi pentingnya informasi dari PDAM jika ada gangguan, perlu ditingkatkan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here