Jelang Idul Fitri, Pedagang Pakaian Minta Kelonggaran Kebijakan

71
Beginilah aktivitas pedagang pakaian

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah pedagang busana disejajar ruas Jalan Raya Limo dan Cinere meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memberikan kelonggaran kebijakan untuk membuka kios tempat menjajakan barang dagangan menjelang lebaran Idul Fitri.

“Kami minta tolong untuk empat hari menjelang lebaran ada kebijakan bagi para pedagang kecil seperti kami ini untuk bisa membuka kios tempat kami berjualan,” ujar Lukman Hakim salah satu pemilik kios busana diwilayah Kelurahan / Kecamatan Limo.

Dikatakan Lukman, aktivitas perniagaan di kios kecil disejajar jalan tidak menimbulkan kerumunan, terlebih dalam kondisi seperti sekarang ini, calon pembeli sangat jarang yang datang berkunjung kekios.

“Kami pastikan tidak ada kerumunan diseputar kios tempat kami berjualan, kondisinya tentu sangat berbeda dengan toko busana besar yang memiliki stok jualan yang banyak,” ujar Lukman kepada Jurnal Depok kemarin.

Disisi lain Anggota Satpol PP Kecamatan Limo, Marsan mengatakan akan tetap melakukan penutupan bagi kios kios busana yang membandel.

“Kami akan terus keliling untuk menertibkan kios kios bisana yang tetap buka,” tegas Marsan.

Pantauan Jurnal Depok disejumlah jalur diwilayah Kecamatan Limo dan Cinere, mendapatkan sejumlah pedagang busana tetap membuka kios dengan dalih untuk menutup biaya kontrakan kios.

“Tolong dipahami, biarpun kita kadang kadang buka atau keseringan tutup, kontrakan kios tetap harus di bayar penuh, makanya wajar jika banyak pedagang kios tetap nekat membuka kios jika tidak ada patroli Satpol PP,” ujar salah satu pedagang busana di sejajar ruas jalan raya Gandul. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here