Wali Kota Depok Pastikan Bantuan Covid 19 Tak Mengendap di Balaikota

767
Wali Kota Depok bersama Tim Gugus Tugas foto bersama usai menerima bantuan 1.000 APD dari PT Prima Graha Bangun Tunggal

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris memastikan bantuan Covid 19 yang berasal dari masyarakat, donator dan kalangan pengusaha tidak akan mengendap di Balikota Depok.

“Memang kami masih memerlukan bantuan seperti APD, ketika ada yang berdonasi kemudian kami salurkan ke rumah sakit, puskesmas dan lainnya. Saat ini yang kami sedang tingkatkan yakni melakukan rapid test di tempat-tempat public, itu kami fokuskan ke Dinkes untuk APD nya begitu juga puskesmas,” ujar Idris kepada jurnaldepok.id, kemarin.

Pernyataan tersebut dikatakan Idris seusai menerima secara simbolis bantuan 1.000 APD dari PT Prima Graha Bangun Tunggal dan ribuan tablet vitamin dari PT Bayer.

Dikatakan Idris, memang ada bantuan yang sifatnya harus ditaruh sementara sebelum didistribusikan karena harus dipetakan dahulu sebelum disalurkan.

“Misalnya beras yang kemarin ada 150 kantong, ini kalau dibagi ke Kampung Siaga kan kebagiannya cuma dua kantong, kalau dibagi ke cek poin yang jumlahnya ada 100 lebih, nanti yang lainnya iri, itu pertimbangannya,” paparnya.

Dari itu, pihaknya menyalurkan beras tersebut ke kelurahan-kelurahan agar dikelola apakah untuk dapur umum atau nanti dimasak oleh PKK dan hasilnya dibagikan ke rumah-rumah.

“Itu biar adil pembagiannya, bahasanya bukan mengendap tapi disimpan dua atau tiga hari sebelum disalurkan dengan pertimbangan tadi,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk tambahan kuota 70 ribu penerima bansos dari APBD Depok saat ini masih dilakukan pendataan.

“Masih dilakukan pendataan, karena saat ini kami juga tengah menunggu proses penyelesaian pembagian bantuan yang berasal dari Banpres dan Banprov. Banprov saja yang jumlahnya kurang dari 10 ribu belum selesai, infonya baru 3 ribuan yang tersalurkan. Jangan sampai ngaco lagi jika dibagi-bagikan sekarang,” terangnya.

Dari itu, pihaknya akan menuntaskan terlebih dahulu data penerima bantuan tahap pertama sebelum mendistribusikan bantuan tahap selanjutnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here