Awas! Daging Sapi Dioplos Daging Babi, Lima Pasar di Depok Disterilisasi

481
Inilah perbedaan mencolok antara daging babi dan daging sapi (Foto agroindustri.id)

Margonda | jurnaldepok.id
Terbongkarnya modus penjualan daging Sapi namun ternyata daging Babi di wilayah Bandung, Jawa Barat, membuat Pemerintah Kota Depok melakukan sterilisasi terhadap lima pasar yang dikelola oleh Pemerintah Kota Depok.

“Kami telah menginstruksikkan lima kepala UPT untuk melakukan pemantauan secara menyeluruh yang ada di lima pasar. Lima pasar itu yakni Pasar Agung, Pasar Cisalak, Pasar Sukatani, Pasar Kemirimuka dan Pasar Tugu,” ujar Zamrowi Hasan, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kota Depok, Selasa (12/5).

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya daging Sapi yang dioplos dengan daging Babi.

Pasalnya, kata dia, daging yang dijual di Pasar Cisalak dan beberapa pasar di Depok dipasok langsung dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

“Rata-rata dari RPH kita, pasar yang lain seperti Sukatani, Pasar Agung dan lainnya banyak yang mengambil di Pasar Cisalak,” paparnya.

Namun begitu, Zamrowi tidak menapikkan jika di pasar tersebut juga ada yang menjual daging Babi, namun dipisahkan lokasinya dengan lapak penjual daging Sapi.

“Ada yang dijual, namun los nya terpisah dari penjual daging Sapi, enggak boleh disatukan (los nya,red) memang aturannya seperti itu,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, hingga H-12 Idul Fitri permintaan daging Sapi masih landai-landai saja, begitu juga dengan harganya yang belum mengalami kenaikkan.

“Masih landai permintaan, harga saat ini Rp 120 ribu per kilo gram,” ungkapnya.

Selain itu, Zamrowi juga memastikan bahwa kebutuhan daging Sapi hingga lebaran nanti mencukupi. Dengan begitu, pihaknya belum berencana melaksanakan operasi pasar.

“Belum ada rencana itu (operasi pasar,red) baik daging maupun sembako. Karena kan ini masih PSBB juga, kami menghindari adanya kerumunan masyarakat,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here