Banjir di Jalan Raya Arif Rahman Hakim Makin Kronis

130
Beginilah banjir di Jalan ARH saat hujan tiba

Pacoran Mas | jurnaldepok.id
Banjir yang terjadi di Jalan Arif Rahman Hakim belum bisa dituntaskan oleh Pemkot Depok.
Hal itu terbukti hujan yang mengguyur Kota Depok pada, Selasa (28/4) sore hingga malam menyebabkan Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) terendam air yang cukup tinggi.

Terpantau, tinggi air menyentuh paha orang dewasa. Akibatnya, jalanan sulit dilalui kendaraan.
Air setinggi lebih kurang 40 sentimeter di kedua jalan tersebut sempat membuat sejumlah kendaraan roda dua yang melintas mogok akibat air masuk kedalam mesin.

Pengguna kendaraan bermotor, Taufik mengaku banjir yang melanda Jalan Raya Jalan Arif Rahman Hakim sudah sering kali terjadi setiap hujan deras mengguyur Kota Depok.

“Sudah langganan banjir, ruas jalur sebelah kiri agak dalam makanya banyak pengendara lewat jalur kanan karena tidak terlalu dalam,” ujarnya.

Dia mengaku, meski sering terjadi banjir ketika hujan deras datang, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok seakan tutup mata terhadap banjir di Jalan Arif Rahman Hakim.

“Kalau kami tau masalah banjir di Arif Rahman Hakim sudah puluhan tahun belum bisa dituntaskan,”katanya.

Padahal menurutnya, Jalan Margonda dan Jalan Arif Rahman Hakim merupakan jalur vital bagi masyarakat.

“Enggak tahu kenapa ya padahal sering banjir tapi ya gak pernah diperbaiki sama Pemkot Depok, ini kan jalan strategis apalagi Margonda pusat pertokoan dan perkantoran,” jelasnya.

Sementara itu, Galih warga sekitar Arif Rahman menuturkan jika penyebab banjir yakni buruknya drainase yang ada di jalan tersebut.

Dia menilai saluran yang kecil dan buntu jadi masalah banjir terlebih sampah yang berada di saluran air semakin memperparah banjir.

“Gimana enggak banjir, saluran airnya kecil isinya sampah. Ya sudah tahu gitu Pemkot diem aja bukanya diperbaikin, masalah banjir ini masalah lama bukan baru ini saja,” ungkapnya.

Wakasatlantas Polres Metro Depo, AKP Untung Mardiyani menjelaskan, rekayasa jalan adalah satu-satunya cara karena sebagian lajur di Jalan Arief Rahman Hakim digenangi banjir.

“Genangan air setinggi betis membuat kendaraan hanya bisa melintasi bahu jalan. Polisi bergantian mengatur satu per satu kendaraan yang bisa melintas,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here