Proyek Underpass Jalan Dewi Sartika Batal Digarap Tahun Ini, Ini Alasannya

440
Kendaraan saat mengantre di pintu perlintasan kereta api Jalan Dewi Sartika

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pandemic Covid 19 yang melanda negeri ini tak terkecuali Kota Depok berdampak pada rencana program pembangunan mega proyek yang telah diagendakan pada tahun ini. Salah satunya yakni penundaan pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika.

“Underpass Dewi Sartika ini kebijakan provinsi dan mereka nyatakan ditunda pembangunanya tahun depan dengan menggabungkan seluruh anggaran di 2021, jadi nanti pembangunannya sekaligus tidak dua tahap. Mudah-mudahan bisa dibangun sekaligus pada 2021 nanti,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok, Senin (27/4).

Ia mengatakan, penundaan proyek pembangunan underpass Dewi Sartika bukan terkait masalah lain, akan tetapi adanya pandemi Covid 19 di Kota Depok.

Idris juga memastikan, hampir semua proyek infrastruktur ditunda terkecuali yang mendesak dan bermanfaat untuk kedepan.

“Misalnya RSUD wilayah timur, ini dibutuhkan. Masalah fasilitas kesehatan di wilayah timur memang diperlukan. Selain itu sekolah, pembangunan sekolah banyak namun menurut kami ada satu sekolah yang harus tetap dibangun kalau enggak salah SMP di Harjamukti yang sudah hampir empat tahun menumpang di sekolah lain, akhirnya tetap akan kami bangun,” paparnya.

Tak hanya itu, beberapa proyek infrastruktur yang harus ditunda pembangunannya akibat Covid 19 ini diantaranya jalan lingkungan, jalan besar, jembatan dan lainnya.

“Tapi kalau wilayah yang rawan banjir tetap kami lakukan pengerjaannya, misalnya di BSI ada pembangunan turap tetap kami bangun. Ini untuk mencegah agar tidak terjadi banjir lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riandani mengungkapkan, terkait pembangunan underpass Dewi Sartika, Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan dana Rp 150 miliar untuk pembebasan lahannya.

“Pemerintah kota yang membebaskan lahannya, Rp 56 miliar itu tahap pertama belanja langsung dari Provinsi Jawa Barat karena jalan itu masuk jalan provinsi. Pembangunannya sebesar Rp 120 miliar tapi akan dibagi dua tahap 2020 dan 2021,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah melakukan tahap sosialisasi pembebasan lahan Jalan Dewi Sartika pada akhir tahun kemarin.

“Insya Allah untuk pembebasannya selesai di tahun ini dan langsung pelaksanannnya dengan provinsi. Luas lahan yang dibebaskan sekitar 6.000 meter,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here