Siap-siap PSBB Depok Bakal Diperpanjang Satu Bulan ke Depan

2048
Wali Kota Depok saat memberikan bantuan kepada penjaga pintu perlintasan kereta api dalam rangka HUT Depok ke 21

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok berencana akan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu diperkuat dengan telah dikirimnya Surat Wali Kota Depok Nomor 443/200-HUK/GT kepada Gubernur Jawa Barat.

“Kami telah mengajukan permohonan perpanjangan PSBB di wilayah Kota Depok kepada Gubernur. Pertimbangan utama adalah trend kasus konfirmasi, PDP, OTG, ODP saat ini masih meningkat. Hal ini tidak saja terjadi di Kota Depok, akan tetapi terjadi di wilayah Jabodetabek,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok dalam rilisnya, Senin (27/4).

Ia menabahkan, beberapa factor yang menyebabkan masih tingginya peningkatan kasus seperti penularan tidak saja import case akan tetapi terjadi melalui transmisi lokal. Selain itu, banyaknya status PDP berubah menjadi status kasus konfirmasi, setelah SWAB PCR nya dinyatakan konfirmasi positif.

“Masih tingginya pergerakan orang menuju wilayah DKI Jakarta untuk kepentingan pekerjaan, sehingga penggunaan moda transportasi public tetap tinggi. Kami juga mencatat, masih banyaknya pergerakan orang di dalam Kota Depok, banyaknya kerumunan dan tidak menggunakan masker ketika beraktifitas di luar rumah serta belum adanya sanksi tegas dalam penerapan PSBB,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, usulan yang disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat diantaranya memperpanjang masa PSBB selama 28 hari mulai tanggal 29 April 2020 sampai dengan 26 Mei 2020.

Usulan lainnya yakni permohonan penambahan kuota Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini baru 10.423 KPM.

“Serta usulan penegasan sanksi dalam penerapan PSBB, yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur Jawa Barat. Kami sampaikan bahwa kebijakan perpanjangan PSBB memerlukan komitmen dari semua pihak,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here