Pencairan Bansos Tidak Merata, Bahkan Ada Yang Zonk

660
ilustrasi

Cipayung | jurnaldepok.id
Bantuan Sosial (Bansos) bagi masuarakat terdampak Covid 19 ternyata tidak diberikan secara merata di Kota Depok.

Ketua RT 02/ RW 06 Kampung Bulak Barat, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Suryana mengaku kebingungan karena ada sebagian warganya yang tidak mendapatkan bantuan sosial dari Pemkot Depok senilai Rp 250 ribu per Kepala Keluarga.

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin membantu masyarakat agar mendapatkan bantuan dana dari pemerintah,” ujarnya, kemarin.

Dana tersebut, diketahui turun pada Kamis malam yang disalurkan langsung oleh kelurahan kepada masing-masing RT.

Suryana menegaskan, ternyata pihak kelurahan mengumumkan untuk RT 02 Kampung Bulak Barat yang terdiri dari 49 KK tidak mendapatkan bantuan tunai.

“Ternyata zonk, saya bingung padahal pendataan sudah saya lakukan dengan benar disaksikan RW dan masyarakat (RT 02,red),” jelasnya.

Suryana akhirnya membuat video berisi testimoni terkait kondisi tersebut dan disebar ke dunia maya dengan harapan pemerintah melihat, masih ada warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial.

Selain itu, dia juga telah melapor kepada DPRD Kota Depok melalui Badan Anggaran agar ada evaluasi mengenai dana bantuan sosial bagi masyarakat.

“Tidak ada tujuan saya untuk menjatuhkan pemerintah, ini menjadi sebuah pelajaran agar kedepan bantuan diberikan merata. Tolong, perhatikan usulan dari bawah,” ungkapnya.

Sementara itu, Adi Mukri Ketua RW 06 mengatakan pihaknya telah mengajukan data bantuan tunai bagi seluruh RT yang ada di wilayahnya. Namun, hanya RT 02 saja yang tidak menerima.

“Saya kaget, dan sempat bertanya kepada kelurahan. Katanya, bagikan seadanya saja sesuai list data. Disini tugas kami (RT dan RW) hanya tinggal membagikan saja,” tandasnya.

Selanjutnya Gio (61) warga RT 02 RW 06 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, mengaku kecewa karena hingga saat ini dia dan keluarganya tidak menerima bansos.

“Ya jengkel pasti, kondisi sedang begini yang jelas – jelas seharusnya kami mendapatkan bantuan malah tidak ada sama sekali,” tukasnya

Di lokasi lain, Ketua RT 02/06 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Sanin menambahkan, Bantuan Sosial terkait dampak Covid-19 dari Pemkot Depok telah diterima

“Namun hasilnya mengecewakan. Dari data yang kami ajukan kurang lebih 240 KK yang layak menerima, tetapi yang disetujui hanya 7 KK. Kami mohon ditinjau ulang data dari lingkungan RT.02/RW.06 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong,” ungkapnya.

Sanin berharap ada transparansi kriteria dalam memutuskan penentuan KK yang berhak, mengingat terdapat ketimpangan yang mencolok dengan lingkungan lain.

Dadang Wihana, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid – 19 mengatakan telah menerima informasi permasalahan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat.

“Pengawasan dilakukan secara berjenjang melalui kecamatan dan kelurahan, kami berharap Satgas Kampung Siaga Covid – 19 dapat turut serta mengawasi pendistribusian bantuan sosial,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here