Nyolong Mobil Pick Up, Dua Residivis Ditembak Polisi

87
Salah seorang residivis yang berhasil dilumpuhkan aparat kepolisian

Cimanggis | jurnaldepok.id
AD dan RO, dua orang residivis pencuri kendaraan bermotor ditembak aparat kepolisian karena melakukan pencurian terhadap kendaraan roda empat di Cimanggis.

Humas Polrestro Depok, Iptu Made Budi kepada wartawan mengatakan penangakapan ini berawal dari para pelaku melakukan aksinya di Jalan Ciherang RT 05/05 Kelurahan Sukatani Kecamatan Tapos.

“Terungkapnya kasus ini bermula ketika anggota Buser Cimanggis sedang observasi dan melihat orang mencurigakan sedang berada di dekat mobil Pick Up tanpa plat nomor,” ujarnya, kemarin.

Petugas yang curiga kemudian mengintrograsi dan akhirnya diketahui kalau mobil itu hasil curian.

“Lalu dilakukanlah penangkapan dan ternyata benar pelaku sedang memperbaiki kunci Mobil Suzuki Carry Pick Up warna hitam, yang telah dirusak kuncinya yang diketahui merupakan hasil curian milik korban bernama Isnawati,” katanya.

Kemudian tersangka diintrogasi lebih lanjut, dan didapat keterangan bahwa mobil Pick up tersebut adalah hasil curian TKP di wilayah Cimanggis.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar di TKP tersebut telah hilang mobil jenis Suzuki Carry warna hitam.

“Mereka ditangkap oleh anggota kami di Kp Cipeucang Gg. Emposan RT 01/01 Kel Cilieungsi Kab Bogor. Kedua pelaku sudah sering kali mencuri. Mereka berbagi peran ketika beraksi,” paparnya.

Saat itu, keduanya berangkat bersama dari Kp.Cipeucang Cilengsi Kab Bogor Ke Cimanggis Depok dengan menggunakan motor.

Saat melihat target yang akan dicuri, kemudian tersangka AD turun sementara RO stanby di motor.

Selanjutnya tersangka AD mempersiapkan kunci letter T. Kemudian tersangka AD melakukan pencurian dengan cara merusak kunci pintu mobil dan kunci kontak dengan menggunakan kunci letter T.

“Setelah itu untuk menghidupkan mobil tersebut tersangka AD menggunakan soket yang sudah dipersiapkan. Kedua tersangka berhasil membawa mobil pick Up hasil curian ke kontrakan RO,” jelasnya.

Kini kedua pelaku mendekam di sel beserta barang bukti berupa satu mobil hasil curian, lima kunci leter T, satu buah soket, dua lembar STNK dan Buku KIR serta satu motor yang digunakan pelaku untuk beraksi.

“Pelaku dijerat pasal 363 KUHP, kedua pelaku terpaksa ditindak tegas oleh petugas karena melawan saat hendak ditangkap,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here