Dinilai Kurang Maksimal, Kinerja Tim Gugus Tugas Dikritisi Aktivis

72
Herry Prasetyo

Margonda | jurnaldepok.id
Herry Prasetyo, salah seorang aktivis turut mengkritisi kinerja Tim Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Covid-19 Kota Depok.

“Bahwa Covid 19 merupakan musibah dunia yang mengakibatkan kematian dan kerusakan ekonomi global di seluruh dunia. Persoalan Covid 19 di Kota Depok mendapat perhatian serius dari Wali Kota Depok dengan terbentuknya Tim Gugus Tugas Covid 19,” ujar Herry kepada Jurnal Depok, Senin (20/4).

Namun begitu, pria yang akrab disapa Hersong menyayangkan kinerja dari Tim Gugus Tugas yang dinilainya lamban dalam menyikapi aduan di masyarakat dan terkesan miskin data.

“Kami mencatat ada beberapa hal yang mendasar contohnya adalah masih ramainya warga hilir mudik saat PSBB, masalah Bansos minim info hingga berisik, pengarahan kepada RT dan RW minim, kegiatan penanganan Covid minim data dan keterlibatan masyarakat belum diapresiasi,” paparnya.

Melihat situasi tersebut, sambungnya, wali kota harus mengevaluasi keberadaan Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Depok.

“Evaluasi kinerja Tim Gugus Tugas secara bertahap. Persoalan PSBB harus lebih komunikatif dengan melibatkan dan memaksimalkan peran RT dan RW maupun para relawan. Yang kami lihat saat ini sangat minim koordinasi lintas sector,” jelasnya.

Sebelumnya Wali Kota Depok, Mohammad Idris selaku Ketua Gugus Tugas PP Covid 19 mengatakan, dalam kondisi yang serba cepat ini, tentunya masih banyak kekurangan sehingga pihaknya terus melakukan evaluasi, baik sasaran penerima manfaat maupun mekanisme panyelurannya.

“Tujuan kami tidak lain adalah dalam rangka membantu saudara-saudara kita pada masa musibah pandemic Covid-19 ini,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here