BSI Banjir Lagi, Lebih 700 Rumah Terendam dan Ratusan Warga Dievakuasi

951
Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap warga korban banjir (Foto: Dok Dekon)

Bojongsari | jurnaldepok.id
Ribuan warga di RW 05 Komplek Bukit Sawangan Indah (BSI) Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, harus mengungsi ke tempat yang lebih aman lantaran banjir luapan air Kali Angke kembali merendam ratusan rumah di komplek tersebut.

“Penyebabnya masih sama karena ada pintu air yang jebol di Desa Ragamukti, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, yang hingga kini belum ada perbaikan. Air mulai masuk komplek kami mulai pukul 24.30 WIB dan puncaknya pukul 04.00 hingga 04.30WIB,” ujar Mudarman, Ketua RW 05 Kelurahan Duren Mekar kepada jurnaldepok.id, Sabtu (18/4).

Ia menambahkan, ketinggian air bervariasi dan yang paling tinggi sampai dua meter di beberapa RT.

“Ada lima RT yang cukup tinggi airnya. Dari 17 RT yang terendam banjir sebanyak 13 RT. Kurang lebih 700 kepala keluarga dan rumah. Dari 700 kepala keluarga ada 1.300 jiwa yang terendam banjir,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat banjir banyak warga yang dievakuasi ke tempat yang lebih aman, dan setelah banjir surut mereka kembali ke rumah masing-masing.

Anggota DPRD Depok, Mad Arif mengungkapkan, pihaknya telah membuka dapur umum untuk memenuhi konsumsi makanan warga terdampak banjir.

“Ini banjir luar biasa, lebih parah dibanding bulan lalu. Kami minta pemerintah kota untuk segera mengambil langkah penanganan banjir di komplek ini, jangan sampai berlarut-larut,” tandas Mad Arif didampingi Anggota DPRD Depok, Khairulloh Ahyari.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang langsung turun ke lokasi dan memberikan bantuan telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah konkret penanganan banjir BSI.

“Kami lakukan kajian dan hasil kajian ini kami sampaikan ke Gubernur, ini sesuai instruksi Pak Wali. Banjir ini akibat adanya tanggul yang jebol di wilayah Bogor sehingga debit air sangat kencang dan merendam perumahan di BSI ini,” ungkap Dadan Rustandi, Kepala Dinas PUPR Kota Depok.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengambil langkah perbaikan turap yang diketahui ada juga beberapa titik yang jebol di sepanjang Komplek BSI.

“Sebetulnya bukan karena penurapan yang kurang maksimal, namun permasalahannya Kali Angke ini perlu dinormalisasi. Sementara sudah bertahun-tahun tidak ada normalisasi, itu yang diperlukan. Namun kembali lagi Kali Angke ini kewenangannya ada di pemerintah pusat dibawah Kementerian PUPR dan itu telah kami usulkan untuk dinormalisasi,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here