Perampok Bermasker Beraksi di Minimarket Bulak Timur, Gondol Uang Puluhan Juta

591
Aksi perampok di minimarket Bulak Timur yang terekam CCTV

Cipayung | jurnaldepok.id
Minimarket yang berlokasi di Jalan Bulak Timur, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Rabu(15/4) malam disantroni perampok bersenjata tajam.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari korban yaitu pegawai toko, Leri Eryana (34), (kepala toko), dan pramuniaga, Syaiful Rahma (20) serta Shelly Aleta Pardosi (20), disekap kawanan perampok berjumlah dua orang bersenjata tajam jenis celurit dan meyekap mereka di dalam gudang.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 22.30 WIB saat dua orang masuk pura-pura mau ke ATM ketika toko sedang tutup.

“Kondisi toko sedang tutup, tapi rolingdoor masih terbuka, pelaku menggunakan kesempatan itu berpura-pura masuk mau ke ATM, kedua pelaku menggunakan helm dan masker serta sweater ini langsung mengeluarkan celurit dan mengancam kami dan menyuruh ke gudang,” ujar salah seorang korban, kemarin.

Setelah usai menguras isi brankas yang berisikan uang sekitar Rp 30 juta hasil penjualan satu hari tersebut, pelaku juga meminta HP masing-masing korban.

Pelaku juga meminta tiga korban dan setelah menyekap korban pelaku langsung pergi menggunakan motor Honda Beat merah yang berboncengan tiga orang.

Saksi lainnya sekaligus korban, Saifurahman menuturkan, kejadian bermula ketika ia sedang menyapu minimarket sebelum menutup toko sekira pukul 21:00 WIB.

“Saat itu, ada tiga orang pria masuk ke dalam, mengarah ke mesin ATM. Awalnya kami mengira jika mereka hanyalah customer. Enggak lama setelah itu mereka nodong saya dan teman yang di kasir pakai senjata tajam, ya kayak celurit,” ungkapnya.

Pada korban, pelaku minta diantar ke gudang dan lokasi berankas tempat penyimpanan uang. Setelah itu, Saifurahman dan dua karyawati toko disekap di dalam satu kamar mandi.

“Kepala toko yang di atas juga ditodong. Ya kami semua (bertiga) disekap, ditaruh di kamar mandi,” tuturnya.

Saifurahman menyebut, para pelaku berjumlah sekira tiga orang. Mereka mengenakan jaket dan masker. Selain menggasak uang tunai, para pelaku juga membawa kabur tiga ponsel milik para korban.

“Mereka naik motor, saya enggak tahu tampangnya karena mereka pakai masker. Enggak ada yang luka, cuma saya kena gores aja di pipi karena dibekap,” jelasnya.

Sepinya lingkungan di tengah kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diduga membuat para pelaku nekat melancarkan aksinya tersebut. Kini, kasus itu telah ditangani Polsek Pancoran Mas.

Polisi pun menggali keterangan saksi dan melakukan olah TKP untuk memburu para pelaku.

Sementara itu Kanit Resrkim Polsek Pancoran Mas, Iptu Hendra membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dalam peristiwa ini Hendra menghimbau agar pegawai toko khususnya mini market jika sudah tutup semua pintu ditutup rapat.

“Rata-rata kejadian pelaku memanfaatkan situasi setelah toko tutup, namun pintu masih terbuka. Hal ini yang menjadikan para pelaku kejahatan mengambil kesempatan untuk beraksi. Dengan demikian jika tutup semua tutup rapat. Anggota masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here