Terjadi Kecelakaan Ringan di Hari Pertama Pelaksanaan PSBB

31
Seorang pemotor terjatuh akibat mobil yang membuka pintu secara tiba-tiba

Margonda | jurnaldepok.id
Pelaksanaan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Depok pada hari pertama di warnai dengan sejumlah pelanggaran oleh pengendara dan kecekalaan lalu lintas ringan.

Kecelakaan lalu lintas seorang penumpang mobil sedan yang langsung turun seketika saat disuruh turun oleh petugas karena tidak menjaga jarak didalam bangku mobil.

Disaat penumpang mobil sedan membuka pintu depan bagian kiri, tiba-tiba datang dari arah belakang pengendara sepeda motor sehingga kecelakaan terjadi. Akibatnya pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka lecet dibagian kaki kanannya.

Penumpang mobil yang membuka pintu tersebut langsung bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Sementara itu, Petugas gabungan dari Polrestro Depok, Kodim 0508/Depok dan Dinas Perhubungan Kota Depok melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang akan melintas ke Depok.

“Di hari pertama ini masih saja ditemukan pengendara yang tidak patuh terhadap aturan PSBB. Misalnya masih ditemukan yang tidak memakai masker atau kendaraan dengan kuota penumpang berlebihan. Kami berikan pemahaman kepada masyarakat bahwa hari ini PSBB di Depok sudah diberlakukan. Setiap orang yang keluar rumah wajib memakai masker,” ujar Kasat Lantas Polrestro Depok, Kompol Sutomo, Rabu (15/4).

Dari pantauan, masih banyak pengendara roda dua yang berboncengan. Mereka pun disetop dan diperiksa identitasnya. Jika alamat tidak sama maka terpaksa penumpang di belakang harus turun dari motor.

“Motor berboncengan dua dan sebagian nggak pakai masker ditegur oleh anggota,”katanya.

Selain itu masih banyak juga pengendara roda empat yang nekat duduk bersebelahan dengan sopir di bangku depan. Padahal sesuai ketentuan, hal itu tidak diperbolehkan.

“Namun bagi pelanggar aturan PSBB pun tidak diberikan sanksi pidana. Karena ini operasi kemanusiaan kita tidak ada sanksi,” paparnya.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andrisanyah menuturkan, jumlah pasukan yang diterjunkan dalam pengamanan dan penjagaan selama PSBB 14 hari ke depan ada sebanyak 1.854 personel gabungan, termasuk dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Kami juga akan memberdayakan masyarakat karena kami sekarang memainkan kampung siaga. Jika kampung siaga ini efektif, Insya Allah PSBB ini juga efektif untuk dilaksanakan,” terangnya.

Azis menjelaskan, mekanisme pelaksanaan menyesuaikan isi dari peraturan wali kota.

Ia mengaku, sedikitnya ada enam hal yang bakal dilaksanakan, seperti pembatasan pelaksanaan kegiatan pendidikan, keagamaan, kegiatan di fasilitas umum, pembatasan transportasi di tempat kerja, kegiatan-kegiatan berkaitan dengan ketahanan dan keamanan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here