Pemkot Rencanakan ODP dan PDP Akan Dikarantina di Sekolah

70
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok untuk sementara waktu mengubah fungsi gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai tempat karantina bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait virus Corona (Covid-19).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, saat ini semua sekolah di Depok, SMK itu tengah ditutup sejak wabah corona merebak sehingga bisa dialihfungsikan untuk sementara waktu untuk hal mendesak.

“Gedung SMK disiapkan untuk tempat ODP yang memang tidak bisa tinggal di rumahnya, karena keterbatasan kondisi keluarganya, dan kondisi warga tersebut tidak bisa diisolasi di rumah sebagai ODP,” ujarnya, kemarin.

Tempat karantina juga disiapkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ringan, yang tidak ada gejala-gejala serius.

“Kalau itu bisa dilakukan di rumah sehat, yang sudah kami siapkan sekitar 50 sampai 100 ruangan. Semacam Wisma Atlet lah kalau dibandingkan dengan Jakarta,” jelasnya.

Idris juga mengaku pihaknya bakal menyiapkan fasilitas penginapan sementara untuk tenaga medis.

“Mudah-mudahan pekan depan bisa selesai, tapi kami harap tidak dipakai yaitu tempat istirahat para tenaga kesehatan,”katanya.

Kota Depok memang belum memiliki hotel seperti DKI Jakarta yang digunakan sebagai tempat persitirahatan para tenaga medis selama menangani wabah Corona.

“Depok memang belum punya hotel seperti DKI, tapi kami sewa di salah satu wisma dan semoga tempatnya cukup nyaman. Ya kami fasilitasi 100-200 kamar,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Novarita mengatakan, gedung SMK yang disulap menjadi tempat karantina itu harus ditunjang dari berbagai aspek.

“Tempat tidurnya, SDM-nya, kemudian sarana-prasarana vitalnya seperti apa. Itu mesti dicek lagi. Nanti disana juga ada dokter yang jaga,” tandasnya.

Ketika disinggung seperti apa kondisi lokasi karantina tersebut, Novarita mengaku belum tahu.

“Saya juga belum liat sih ruangannya,”pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here