SIT Darul Abidin Berbagi APD dan Masker untuk Rumah Sakit

27
Perwakilan SIT Darul Abidin saat memberikan APD kepada petugas rumah sakit

Cimanggis | jurnaldepok.id
Sekolah Islam Terpadu (SIT) Darul Abidin yang berlokasi di Kecamatan Beji melakukan bakti sosial dengan berbagi pakaian Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker kepada Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis.

Perwakilan dari Sekolah Islam Terpadu Darul Abidin, dr Devy Juniarti Iskandar mengatakan, kegiatan berbagi APD dan Masker ini sebagai salah satu wujud kepedulian untuk tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan penanggulangan COVID-19 di Kota Depok dan sekitarnya.

“Untuk itu kami dari SIT Darul Abidin memberikan APD dan Masker ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob,” ujarnya, kemarin.

SIT Darul Abidin memberikan APD dan Masker ke Rumah Sakit Brimob karena rumah sakit tersebut merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid 19 di Kota Depok.

Keseluruhan APD dan masker nantinya akan digunakan oleh para tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat yang bertugas di Rumah Sakit Brimob.

Dia mengatakan, masa penanggulangan COVID-19, para dokter dan perawat adalah pahlawan yang sebenar-benarnya. Mereka bekerja ekstra keras untuk menyelamatkan nyawa pasien.

“Kami prihatin masih banyak dari mereka yang belum terlindungi karena kedua Puskesmas ini masih kekurangan APD. Karena itu, kami ingin memastikan mereka menggunakan APD yang layak, untuk keselamatan mereka,”katanya.

APD tersebut nantinya dikenakan para tenaga medis yang ia sebut sebagai pahlawan kemanusiaan selama penanganan Covid-19.

Para tenaga medis, kata dia, sudah meninggalkan diri sendiri dan memberikan dirinya untuk orang lain.

“Seperti yang diketahui, masih banyak sekali petugas medis yang kekurangan APD dalam menangani pasien corona di rumah sakit,” jelasnya.

Di saat kondisi mendesak, APD entah kenapa justru sulit dicari. Stok di rumah sakit sudah mulai menipis karena jumlah pasien COVID-19 yang terus bertambah.

Bahkan di beberapa daerah ada yang menggunakan jas hujan karena kekurangan baju APD.

“Tentunya ini kondisi yang tidak baik bagi negara kita, karena dapat mengancam keselamatan dokter dan perawat dalam penanganan pasien COVID-19. Namun mereka yang turun langsung ke medan perang justru minim ‘senjata’ seperti APD dan masker,” tukasnya.

Devi juga mengajak warga Depok untuk tetap mengikuti saran dari Pemerintah untuk melakukan social distancing dan menggunakan masker saat keluar rumah. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here