Jam Operasional Minimarket Dibatasi, Wajib Tutup Pukul 20.00 WIB

478
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443/172-Huk/Disperdagin tentang pengaturan kegiatan usaha ritel, grosir/eceran, supermarket, minimarket dan toko swalayan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Depok.

“Pengusaha ritel, grosir/eceran, supermarket, minimarket dan toko swalayan agar melaksanakan jam operasional. Jam operasional bagi pedagang eceran dan minimarket yakni pukul dimulai pukul 08.00-20.00 WIB,” ujar Idris dalam rilisnya, Selasa (7/4).

Sementara untuk jam operasional bagi pengusaha ritel, pedagang grosir, pemilik/pengelola hypermarket, supermarket, midimarket dan toko swalayan yakni mulai pukul 11.00-21.00 WIB.

Tak hanya itu, surat edaran tersebut juga mengatur agar memasang tirai plastik di hadapan kasir, untuk membatasi kontak langsung antara kasir dan pembeli.

“Bagi pengusaha, pedagang, pemilik atau pengeloal untuk menyiapkan hand sanitizer atau wastafel cuci tangan air mengalir dan sabun di depan pintu masuk. Memasang tulisan atau infografis berisi petunjuk tata cara cuci tangan yang baik dan benar,” paparnya.

Selain itu, pengelola juga wajib menjaga jarak antrian antar pembeli di depan kasir dengan jarak yang aman dengan memberikan tanda berdiri untuk setiap orang pengunjung atau pembeli.

“Mewajibkan pengunjung atau pembeli untuk membersihkan tangan sebelum memasuki area tempat belanja dengan hand sanitizer, mengecek suhu tubuh pembeli atau pengunjung dan mengimbau pengunjung atau pembeli agar membatasi waktu belanja maksimal satu jam di dalam toko,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here