DPRD: Penuhi Pangan, Jangan Sampai Warga Mati Kelaparan Karena Lockdown

257
Lahmudin Abdullah

Sawangan | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Depok, Lahmudin Abdullah meminta Pemerintah Kota Depok untuk mempersiapkan skema terkait rencana karantina wilayah ataupun lokal lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Sebelum melakukan lockdown pemerintah kota harus memiliki persiapan yang matang, terutama kebutuhan pangan untuk masyarakat. Kalau itu tidak dimiliki oleh pemerintah kota, maka tidak akan berhasil melakukan lockdown, yang ada nanti masyarakat mati kelaparan karena kebutuhan pangannya tak terpenuhi,” ujar Lahmudin kepada Jurnal Depok, Senin (30/3).

Politisi PAN itu menilai, bahwa kebutuhan pangan merupakan hal yang sangat penting dan urgen jika akan diberlakukan lockdown.

“Karena kebanyakan masyarakat kita belum ada yang memiliki kesiapan stok pangan untuk satu minggu saja, itu jarang sekali. Apalgi untuk satu bulan, biasanya belanja hari ini, habis juga hari ini,” jelasnya.

Ia menamabhkan, selain pangan pemerintah kota juga harus memulai melakukan pendataan kepada warga yang kurang mampu, agar mereka nantinya dapat menerima bantuan saat dilakukan lockdown.

“Pihak kelurahan melalui ketua RT dan RW juga harus waspada terhadap pendatang. Jangan sampai ada warga pendatang yang bertamu ternyata membawa virus, karena virus ini kan tidak kelihatan gejalanya,” paparnya.

Hal tersebut dinilai penting agar pihak kelurahan, RT dan RW dapat mensosialisasikan kepada warga mereka agar waspada terhadap tamu yang bisa saja membawa virus dan menularkan kepada warga sekitar.

Dikatakannya, penanggulangan virus corona bukan saja hanya tanggungjawab pemerintah semata, namun dibutuhkan keterlibatan masyarakat untuk saling bahu membahu ‘mengusir’ virus mematikan tersebut.

“Pemerintah juga harus sungguh-sungguh, jangan hanya memberikan instruksi maupun imbauan saja. Sekarang masyarakat enggak boleh keluar untuk cari uang, sementara mereka butuh makan, ya susah itu,” tukasnya.

Lahmudin yang duduk di Komisi D DPRD Depok mengungkapkan, setiap kali pemerintah mengeluarkan kebijakan hendaknya dibarengi dengan solusi.

“Sekarang kerumunan orang dibubarkan, namun pemerintah tidak mencarikan solusinya, itu kan repot. Siapa tahu mereka berkerumun memang sedang cari nafkah,” katanya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemeritah Kota Depok, Dadang Wihana membantah jika esok hari (hari ini,red) akan melakukan lockdown.

“Tidak ada itu,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here