Puskesmas Minta Bantuan, Wakil Ketua DPRD Pertanyakan Dana Penanggulangan Covid-19

177
Hendrik Tangke Allo

Margonda | jurnaldepok.id
Wakil Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo mempertanyakan kepada walikota anggaran APBD Rp 75 miliar untuk penanggulangan Covid-19.

“Perlu dipertanyakan keguanaannya untuk apa saja, sementara masih ada puskesmas di wilayah Depok yang meminta bantuan berupa APD, dan mereka memang belum menerima itu,” ujar Hendrik kepada jurnaldepok.id, Jumat (27/3).

Ia menambahkan, semestinya pihak puskesmas tidak membuka donasi jika mendapatkan APD dari pemerintah.

“Ini ada apa nih dengan Pemkot Depok?,” tanyanya.

Gugus tugas, sambungnya, juga khususnya di Damkar dan penanggulangan bencana sangat memprihatinkan peralatan mereka.

“Masker yang dibawah standar, baju khusus pelindung diri juga tidak ada. Jadi, uang yang Rp 75 miliar itu dikemanakan?,” tanyanya lagi.

Politisi PDI Perjuangan itu meminta pemerintah kota khususnya wali kota untuk lebih cepat mengambil tindakkan agar korban Covid-19 tidak terus bertambah.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengubgkapkan, hingga Jumat (27/3) sore korban positif Covid-19 bertambah menjadi 21 orang.

“Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi 193, dengan rincian, selesai 15 orang dan masih PDP 178 orang,” jelasnya.

Sementara status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Depok bertambah menjadi 720 orang.

“Selesai pemantauan sebanyak 187 orang, dan masih dalam pemantauan sebanyak 533 orang,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here