Marka Jalan Raya Cinere Ditambah

16
Pembangunan sparator di Jalan Raya Cinere

Cinere | jurnaldepok.id
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, saat ini sedang melaksanakan pembangunan trotoar pembatas ruas jalan raya Cinere, sebagai pengganti separator atau trotoar sebelumnya yang sudah rusak.

Kepala Dinas Perhubuhan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan pembuatan trotoar ditengah bidang jalan raya Cinere, sangat urgen guna mengantisipasi kesemrawutan aksi lalu lintas yang kerap terjadi akibat para pengendaraa sepeda motor yang mengambil jalur berlawanan arah untuk menghindari kemacetan.

“Kalau tidak ada trotoar pembatas lajur jalan, pengendara sepeda motor sering nekat mengambil jalur lawan arah, itu sangat berbahaya makanya harus ada trotoar pembatas jalur yang permanen,” ujar Dadang.

Selain membangun trotoar ditengah bidang jalan, Dishub juga akan menambah rambu rambu lalu lintas diseputar ruas jalan raya Cinere.

“Rambu di jalan raya Cinere masih perlu ditambah lagi, terutama rambu larangan parkir dipinggir jalan, dan marka jalan didepan pusat keramaian seperti depan sekolah, Mal dan pusat keramaian lainnya,” tukas Dadang.

Saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan pembangunan Trotoar jalan raya Cinere, Ahmad Jayadi selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cinere mengaku tidak dilibatkan dalam pelaksanaan pembuatan trotoar pembatas jalan teraebut.

“Maaf saya enggak tahu sama sekali, itu pakai dana apa, dan pihak mana yang melaksanakan pembuatan trotoar karena saya sama sekali tidak dikasih tau, dan tidak ada koordinasi ke saya sama sekali, kata Jayadi.

Hal senada dilontarkan oleh Gozali, salah satu tokoh Muda Cinere.
Dikatakan Gozali, secara Pribadi dirinya menyambut baik pembangunan pembuatan trotoar diatas jalan raya Cinere namun dia meminta kepada pemborong pelaksana agar berkoordinasi dengan wilayah sebelum melaksnakan pekerjaan.

“Berapa susahnya koordinasi jadi kalau ada yang bertanya, LPM bisa jawab, ” tukas Gozali.

Gozali menambahkan, pembuatan Separator ditengah bidang jalan raya Cinere memang perlu, namun harus disertai dengan penambahan lebar bidang jalan sehingga dapat mengurangi kemacetan.

“Pengendara sepeda motor sering nekat menerobos jalur lawan arah karena bidang jalan penuh oleh kendaraan roda empat, jadi solusi mengurai kemacetan harus ada penambahan lebar bidang jalan, itu sangat penting untuk mengurai kemacetan akut diruas jalan raya Cinere,” tukas Gozali.

Penambahan rambu dan marka jalan raya Cinere disambut baik oleh para pengguna jalan namun sebagian besar pengguna jalan juga berharap agar pihak terkait menertibkan kerumanan para tukang ojek online yang memadati bahu jalan raya Cinere depan Cinere Mall yang menambah kemacetan dan kesemrawutan areal ruas jalan raya Cinere. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here