Mahasiswa Farmasi UI Bagikan Sanitizer

5
Mahasiswa UI saat membagikan hand sanitizer

Beji | jurnaldepok.id
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) membagikan hand sanitizer gratis kepada warga, hand sanitizer yang dibagikan oleh para mahasiswa merupakan hasil produksi dari mahasiswa sendiri di Laboratorium Farmasi UI Depok.

“Pembagian hand sanitizer dilakukan di dua titik yaitu Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI Kampus Depok, Program ini terlaksana sebagai bentuk sumbangsih kepada masyarakat akibat langka dan melonjaknya harga cairan antiseptik berupa hand sanitizer di pasaran,” kata Dekan FFUI, Mahdi Jufri kepada Jurnal Depok, Minggu (22/3).
Jufri mengatakan, pembagian hand sanitizer ini merupakan aksi nyata pengabdian

masyarakat sivitas akademika FFUI bagi masyarakat Kota Depok dan sekitarnya. Diharapkan masyarakat bisa selalu menjaga kebersihan diri dan mencuci tangan teratur menggunakan cairan antiseptik yang mengandung alkohol.

“Sebanyak 2.200 botol telah dibagikan pekan ini. Tidak hanya di Stasiun UI dan Pondok Cina melainkan juga bagi RSUI, Klinik dan beberapa Fakultas di UI,” ucapnya.

Dia menuturkan, hand sanitizer FFUI dapat menjadi cairan pembersih tangan bagi mereka yang tidak memiliki akses cuci tangan dengan air dan sabun setiap saat. Produk hand sanitizer yang diproduksi oleh FFUI telah mengikuti prosedur atau formula standar WHO.

“Dengan sediaan yang digunakan, hand sanitizer ini memiliki kandungan alkohol yang dapat berfungsi sebagai antiseptik,” ucapnya.

Ia mengatakan Pembuatan hand sanitizer dilakukan di Laboratorium Farmasi UI dengan dukungan donasi dari UI Peduli dan ILUNI FFUI. Pihaknya juga sangat mengapresiasi tim laboran FFUI yang telah bekerja keras memproduksi hand sanitizer FFUI.

“Pembagian hand sanitizer ditujukan bagi masyarakat umum yang tengah melintas di wilayah kedua stasiun UI tersebut, dan khususnya bagi pengguna transportasi commuter line,” ungkapnya.

Ardi, salah satu pengguna KRL mengapresiasi upaya UI membagikan hand sanitizer gratis. Mengingat saat ini benda tersebut menjadi barang langka dan harganya mahal.

“Bagus. Menurut saya ini perlu diapresiasi karena kan sekarang hand sanitizer di pasaran sedang langka,” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here