Turap Kali Grogol Ambrol, Rumah Warga Terancam Roboh

60
Rumah warga yang nyaris roboh di bibir Kali Grogol

Limo | jurnaldepok.id
Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok diminta untuk segera memperbaiki longsor turap Kali Grogol diperbatasan Rw 04 dan Rw 10, Kelurahan Limo. Pasalnya material turap yang ambrol menutupi bidang Kali Grogol dan memicu terjadinya banjir di Rt 01/10 saat debit air meningkat.

Selain itu, longsor turap Kali Grogol akibat hujan deras dan banjir pada tahun baru silam, juga membuat bangunan rumah milik Edi Purwanto salah satu warga perumahan Bukit Griya Cinere 1 terancam roboh.

Menyikapi hal ini, Ketua Rw 10, Kelurahan Limo, Dedi Darusman mengatakan telah beberapa kali melaporkan kepada Dinas terkait soal kondisi turap yang ambrol dengan harapan dapat segera diperbaiki agar tidak menimbulkan bahaya bagi warga dan para pengguna jalan disisi ruas Kali Grogol.

“Ini sangat berbahaya, jika bangunan rumah milik pak Edi itu roboh, maka bisa menimpa siapa saja yang ada disekitarnya, dan yang jelas material turap yang longsor sudah menutupi separuh bidang kali sehingga saat debit air meninggi, air kali meluap dan menggenangi bidang jalan dan rumah warga di Rt 01/10,” ungkap Dedi.

Dikatakan Dedi, sebelumnya pihak SDA Dinas PUPR berjanji akan segera turun kelokasi guna melihat secara langsung longsor turap tersebut, namun lanjut dia sampai saat itu belum ada petugas pemerintah yang turun memeriksa kondisi turap yang ambrol.

“Kemarin sempat katanya orang SDA akan turun kelokasi tapi sampai sekarang belum ada juga yang datang, dan soal dampak dari perbaikan turap yang mungkin akan memicu robohnya bagian belakang rumah pak Edi, tidak ada masalah karena yang bersangkutan sudah memberikan pernyataan tertulis yang intinya mengizinkan pihak pengurus lingkungan untuk mengajukan perbaikan turap meskipun nantinya bagian bangunan dekat turap harus dirobohkan terlebih dahulu ” imbuhnya.

Selain rumah Edi warga perumahan Bukit Griya Cinere 1, longsor turap kali Grogol dibagian hulu juga menggerus rumah dr. Dewi Damayanti.

Kondisi longsor disamping rumah dr. Damayanti juga terbilang parah dan membahayakan, untuk itu Dinas terkait hendaknya segera memperbaiki dua titik longsor tersebut.
Sementara Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limo, Abdul Hamid mengaku sudah mengetahui titik longsor Kali Grogol di wilayah perbatasan Rw 04 dan Rw 10.

Menurutnya sebagian titik longsor termasuk disamping rumah dr. Dewi Damayanti sudah diajukan pada Musrenbang tahun ini untuk realisasi anggaran tahun depan.

“Untuk longsor dekat jembatan Cakra atau disamping rumah dr. Dewi sudah diajukan ke Musrenbang, tapi untuk longsor disamping rumah pak Edi belum diajukan karena kejadiannya belum lama,” pungkas Hamid, (Asti Ediawan).

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here