Forkopimda, FKUB dan MUI Sepakat Larang Kegiatan Keagamaan Berjamaah

297
Pernyataan sikap bersama terkait larangan kegiatan keagaam berjamaah

Margonda | jurnaldepok.id
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Depok, Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Depok dan Majelis Ulama Indonesia dan pimpinan agama lainnya di Kota Depok, telah membuat kesepakatan berasama.

“Iya, kami telah mengeluarkan pernyataan kesepakatan bersama percepatan penanganan Covid-19 di Kota Depok dalam kegiatan keagamaan,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Jumat (20/3).

Adapun isi kesepakatan bersama tersebut antara lain:

1. COVID-19 merupakan pandemik global dan penyebarannya demikian cepat baik Indonesia, Jabodetabek dan termasuk di Kota Depok.

2. Salahsatu tindakan taktis, terintegrasi dan extra ordinary untuk menghambat penyebaran COVID-19 adalah membatasi pertemuan orang dengan strategi Social Distancing (Jarak Sosial) dan Physical Distancing (Jarak Fisik).

3. Memperhatikan point 1 (satu) dan point 2 (dua) kami bersepakat :
a. Melarang kegiatan keagamaan yang bersifat massal (jamaah) untuk semua agama, termasuk didalamnya Shalat Jum’at di Mesjid, Misa di Gereja dan sejenisnya, serta melaksanakan ibadah untuk sementara waktu di rumah masing-masing.
b. Larangan ini berlaku mulai tanggal 20 Maret 2020 sampai dengan 4 April 2020.

“Demkian Pernyataan Kesepakatan Bersama ini dibuat untuk menjadi pedoman bagi seluruh umat beragama di Kota Depok,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here