DPRD: Tangani Pasien Corona, Merupakan Jihadnya Dokter dan Tenaga Medis

84
HM Supariyono

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Dengan merebaknya virus corona akhir-akhir ini tempat yang menjadi perhatian masyarakat adalah puskesmas, klinik dan rumah sakit. Adapun orang yang paling menjadi perhatian dan paling beresiko adalah para dokter dan tenaga medis.

“Virus corona tidak tebang pilih dalam menghinggapi korbannya, ada menteri, ada perdana menteri, ada artis, ada atlet basket ada atlet sepak bola dari serie A Italia, liga Inggris dan lain- lain,” ujar HM Supariyono, Anggota DPRD Depok, Kamis (19/3).

Menteri atau perdana menteri, kata dia, adalah orang-orang yang sudah pasti hidupnya sangat terjaga baik makanan, kebersihan maupun keamanannya, tidak sembarang orang bisa bertemu dan berjabat tangan dengan orang sekelas menteri apalagi perdana menteri, tapi sekelas menteri dan perdana menteri juga terpapar virus corona.

Demikian pula para atlet, Supariyono mengatakan pasti makanan dan pola hidup mereka sangat bersih dan sehat, tapi mereka juga masih terpapar virus corona.

“Bagaimana dengan para dokter dan tenaga medis lainya yang bekerja di puskesmas, di klinik-klinik di rumah sakit. Setiap hari mereka berhadapan dengan ratusan orang dengan berbagai penyakit. Pasti para dokter dan tenaga medis lainnya menjadi orang yang paling beresiko terpapar virus corona. Sementara kalau bukan para dokter dan tenaga medis yang melayani dan menangani mereka lantas siapa lagi yang akan menangani dan merawat para pasien itu,” paparnya.

Seandainya, sambungnya, semua orang bisa melakukan penanganan terhadap pasien corona ini pasti semua orang atau setidaknya banyak orang yang akan membantu menangani kasus ini.

Persoalannya penanganan kasus ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang kecuali orang-orang yang sudah terlatih dan mereka adalah para dokter dan tenaga medis.

Oleh karena itu ia berharap para dokter dan tenaga medis dapat bersabar, tetap bersemangat dan tetap waspada dan menjaga diri dari terpapar corona.

“Kalau dokter dan para tenaga medis sampai sakit maka siapa lagi yang akan merawat masyarakat. Kepada pemerintah dan seluruh masyarakat juga diharapkan dapat mensupport para dokter dan tenaga medis dalam menghadapi wabah corona ini. Ini adalah jihad para dokter dan tenaga medis. Pahala yang akan anda dapatkan di sisi Alloh sangat luar biasa,” ungkapnya.

Siapa yang membunuh satu jiwa, sambungnya, dengan tanpa alasan yang benar (karena dia membunuh atau melakukan kerusakan di muka bumi) maka dosanya seakan akan dia telah membunuh semua manusia di muka bumi.

“Dan siapa yang menyelamatkan satu jiwa, maka seakan akan dia telah menyelamatkan semua manusia di muka bumi (Al Maidah : 32),” terangnya mengutip ayat Alquran. n Rahmat Tarmuji
Jadi tetap semangat dan jangan lari dari Medan jihad ini.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here