Puluhan Rumah di Kelurahan Mampang Kena Banjir Kiriman

42
Terlihat air menggenangi ruas jalan di wilayah Kelurahan Mmapang

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Puluhan rumah di RW 06 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, terendam banjir. Banjir yang terjadi Rabu (17/3) malam, akibat meluapnya aliran Kali Licin dan Kali Krukut, selain menggenangi rumah rumah warga di tiga Rt, banjir juga menggenangi Perempatan Simpang Kodim di Jalan Raya Sawangan, sehingga menggangu arus lalulintas dan menyebabkan kemacetan.

“Saat malam itu kami sedang mau tidur, tiba-tiba rumah kami digenangi air, dikarenakan meluapnya Kali Licin dan Kali Krukut tersebut akibat volume air yang cukup tinggi yang dating dari Bogor, akibatnya sekitar 60 rumah yang berada di RT 02,05, dan 07 RW 06 terendam banjir, bahkan banjir juga menerjang jalan, sehingga kendaraan roda dua tidak berani melintasi jalan tersebut karena takut motornya mogok akibat terendam air banjir,” kata Fitri warga Rw O6 Kelurahan Mampang, kepada Jurnal Depok, Rabu (18/3).

Sementara itu warga lainnya, Rizal menyebutkan jika banjir yang sudah sering terjadi diwilayahnya tersebut bukan hanya disebabkan hujan deras, tetapi kadang disebabkan juga bila pintu air diwilayah selatan tepatnya Bogor dibuka maka tinggal tunggu waktu 30 menit saja banjir akan menerjang rumahnya.

“Diwilayah kami ini sudah menjadi langganan banjir, meski sedang tak turun hujan deras pun, bila pintu air diwilayah Bogor dibuka maka rumah kami pasti tergenang banjir,” katanya.

Lebih lanjut Rizal mengatakan, banjir yang menggenangi wilayahnya tidak hanya disebabkan faktor yang tadi dirinya sebutkan, menurutnya air Kali Krukut, meluap lebih dikarenakan endapan lumpur sungai di samping Masjid Al-Istiqomah, yang tidak pernah dilakukan normalisasi atau pengerukan.

“Sebenarnya penyebab meluapnya air Kali Krukut, lebih karena pendangkalan yang terjadi di aliran kali tersebut, karena saat kami lakukan pengecekan memang lumpurnya sudah sangat tinggi, sehingga tidak dapat lagi menampung volume air yang dating dari Bogor,” terangnya.

Rizal berharap, Pemerintah Kota Depok, segera mengambil tindakan terkait persoalan ini, karena masayarakat sudah lelah karena rumahnya sering diterjang banjir kiriman akibat sungai yang meluap.

“Kami itu sudh sangat lelah, karena sampai hari ini belum ada solusi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Depok, terkait msalah banjir yang selalu menghantui kami setiap pintu air diwilayah Bogor dibuka. Walaupun banjirnya tidak berlangsung lama, tapi kalo masuk ke dalam rumah, capek juga kan bersihin lumpur, maka kami sangat berharap Pemkot Depok, coba carikan solusi yang lebih baik agar masalah ini tidak terus berlanjut, dan menyusahkan warga,” harapnya.

Kepala Seksi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang Kota Depok, Bachtiar mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi dan melakukan pemerikasaan terkait meluapnya Kali Licin dan Kali Krukut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan ke lokasi, dan untuk tindakan yang akan kami ambil, saat ini kami masih melakukan beberapa kajian penyebab air kali yang meluap, kami meminta msayarakat untuk bersabar dan kami juga menghimbau agar masayarakat tidak membuang sampah ke kali yang menyebabkan aliran air tidak lancer sehingga mengakibatkan air meluap,” ujarnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here