Banjir di Pondok Petir, Dandim Tinjau Kondisi Tanggul

50
Dandim 0508/Depok didampingi Danramil 05 Sawangan saat meninjau tanggul yang persis berada di pinggir Perumahan Villa Pamulang

Bojongsari | jurnaldepok.id
Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj didampingi Kepala Dinas Sosial, Camat Bojongsari dan Lurah Pondok Petir meninjau lokasi banjir di RW 12 Kelurahan Pondok Petir (Pontir), Kecamatan Bojongsari.

Dalam kesempatan itu Dandim juga menyempatkan diri untuk meninjau tanggul yang persis berada di bibir Kali Angke.

“Kami telah memiliki protap yang juga telah kami gelar tanggap bencana, kami sudah ambil langkah. Untuk saat ini karena areanya tidak semuanya tergenang maka masih aman dan kami lakukan evakuasi,” ujar Agus kepada Jurnal Depok, Rabu (18/3).

Ia juga mengapresiasi kesigapan anggotanya, Tagana dan Polsek yang terjun langsung ke lokasi banjir.

“Utamanya fokus pada penyelamatan warga, kami melihat semuanya sudah siap baik dari segi peralatan maupun personelnya. Kami turunkan kekuatan penuh namun dilihat juga eskalasinya. Kehadiran kami untuk memastikan bahwa semuanya siap,” paparnya.

Danramil 05 Sawangan, Kapten Arm Erwin Saputra menambahkan, pihaknya menurunkan 15 personel dalam peristiwa banjir tersebut.

“Kami juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk bergeser ke tempat yang aman. Kami juga membuka dapur umum,” tandasnya.

Namun begitu, Erwin meminta kepada masyarakat agar senantiasa tetap waspada mengingat turap di pinggir perumahan tepatnya di bibir Kali Angke dalam kondisi kritis.

Sementara itu Ketua RW 12 Kelurahan Pondok Petir, Kiswanto mengatakan, dari total 9 RT yang ada di wilayahnya ada lima RT yang terendam banjir.

“Total warga di 9 RT sebanyak 550 keluarga keluarga, yang terkena banjir paling parah yakni RT 03 dan 04, begitu juga RT 05, 06, 07, 08 dan RT 09,” katanya.

Pihaknya juga mengkhawatirkan jebolnya turap yang berada di RW 08.

“Saat ini rumah warga yang terendam berada di RT 06, 07 dan RT 08. Di tiga RT itu ada sekitar 150 rumah yang terendam banjir dengan ketinggian air sepinggang orang dewasa. Kondisi jalan juga terendam. Hampir 180 kepala keluarga yang terkena dampaknya. Kami terus melakukan evakuasi terutama lansia, warga yang sakit, ibu dan bayi. Mereka dijemput perahu karet,” ungkapnya.

Lurah Pondok Petir, Rizal Farhan mengimbau kepada warganya untuk tetap waspada banjir dan virus corona.

“Warga sudah kami imbau jika memang kondisi rumahnya sudah bisa ditempati dan air sudah surut, silahkan kembali ke rumah masing-masing. Jangan sampai warga juga berkerumun untuk menghindari virus corona,” imbaunya.

Terlihat petugas Tagana, Damkar, TNI dan Polri ikut membantu melakukan evakuasi terhadap korban banjir. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here