Al-Hikam Berupaya Menguatkan Tradisi Pondok Pesantren

13
Acara diskusi dalam memperingati Haul ke tiga KH Hasyim Muzadi

Laporan: Rahmat Tarmuji
Pesantren Al-Hikam Depok menggelar acara Peringatan Haul ke-3 KH Hasyim Muzadi.

Beragam rangkaian acara haul diselenggarakan diantaranya Dialog Kebangsaan yang menghadirkan sejumlah tokoh Nasional, Semaan Al-Qur’an 30 juz, tahlil, zikir, doa dan Pengajian bersama Gus Baha (KH Bahauddin Salim).

“Tentunya, dengan peringatan Haul Abah (KH. Hasyim Muzadi-red) kami mengirimkan doa buat almarhum. Selain sebagai ajang silaturahmi, juga meneladani selama masa hidupnya,” ujar Pengasuh Pesantren Al-Hikam Depok, KH Yusron Ash-Shidqi seusai acara Peringatan Haul Ke-3 KH Hasyim Muzadi dan 100 Hari Gus Hilman Wajdi di Masjid Pesantren Al-Hikam, Kukusan, Beji.

Yusron mengungkapkan, momen haul tersebut juga menjadi refleksi dari keberadaan pesantren di tengah masyarakat. Menurutnya, sistem pendidikan di pesantren memiliki kelebihan diantaranya pembentukan karakter melalui kemandirian dan keteladanan.

“Di pesantren itu mengajarkan kitab kuning dan ini juga bagian dari menumbuhkan tradisi keilmuan di pesantren,” paparnya.

Ia menambahkan, model pengajaran kitab kuning yang menggunakan teks Arab tanpa harakat memiliki keunikan tersendiri. Dimana sang guru membaca perkata dengan memberikan harakat serta menterjemahkannya ke dalam bahasa Arab.

“Disini membutuhkan kesabaran karena pembahasan sebuah kitab dari awal sampai akhir. Justru inilah yang melestarikan tradisi pesantren. Mungkin saudara kita ada yang belajar dengan metode secara tematik dan itu juga bagus,” terangnya.

Sementara itu, ia menilai pengajian Gus Baha dengan metode mengaji kitab kuning telah memberikan semangat baru di dunia pesantren. Bahkan, lanjutnya, telah menyadarkan para pengajar di pondok pesantren untuk istiqomah dalam berkhidmat bagi pesantren.

“Melalui pengajian Gus Baha yang bisa dilihat secara online. Ini telah banyak menyadarkan para ustadz, mereka banyak yang bilang saya ingin ngabdi di pesantren dan ngajar santri,” tandasnya.

Terlihat ratusan jamaah antusias mengikuti acara haul dan mendengarkan pengajian Gus Baha. Para ulama, kiai, ustadz, santri dan jamaah larut dalam kekhusyukan. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here