Pusat Keramaian Mendadak Lumpuh Tanpa Ada Pengunjung

100
Nampak sepi suasana Alun Alun Kota Depok pasca ditutup untuk dua minggu kedepan

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Pusat keramaian di wilayah Depok yang biasa dipadati pengunjung di akhir pekan mendadak lumpuh. Hal itu seiring dikeluarkannya Surat Edaran Nomor: 443/-Huk/Dinkes Tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Depok oleh Pemerintah Kota Depok.

Salah satu tempat yang ramai dikunjungi setiap pekannya yakni Alun Alun Kota Depok. Namun kemarin pusat rekreasi baru di Kota Depok terlihat sepi dan tidak ada aktivitas apapun.

“Seluruh aktifitas dan kegiatan masyarakat yang berada di Alun Alun Kota Depok dihentikan sementara,” ujar Purnomo, Kepala UPTD Tahura Kota Depok, kemarin.

Namun begitu, Purnomo belum bisa mastikan kapan Alun Alun Kota Depok akan dibuka kembali.

“Penutupan alun alun sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kami berharap masyarakat dapat memaklumi hal tersebut,” paparnya.

Hal serupa juga terlihat di area Perumahan Telaga Golf Sawangan. Dimana, setiap minggu lokasi tersebut dijadikan arena olahraga dan pasar murah.

Namun hasil pantauan Jurnal Depok di lapangan, kemarin tidak ada lagi aktivitas yang melibatkan orang banyak.

“Ditutup mulai hari ini (kemarin,red) dari mulai pukul 05.00 WIB sudah kami tutup. Hari ini tidak ada aktivitas dan kegiatan apapun. Kami turut mengikuti surat edaran Wali Kota Depok. Penutupan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Aris Sandi, Danru Scurity Telaga Golf Sawangan.

Ia menambahkan, biasanya setiap minggu jumlah pengunjung yang masuk dan mengikuti kegiatan senam di Telaga Golf mencapai ratusan orang.

“Begitu juga dengan jumlah pedagang bazar yang mencapai puluhan. Mereka sudah tidak berjualan,” jelasnya.

Pemandangan serupa juga terlihat di Sub Terminal Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Pusat perekonomian pedagang kecil pun harus ditiadakan.

“Awalnya ada yang berjualan dan telah berdatangan, namun ada petugas yang minta mereka untuk tidak berjualan terlebih dahulu. Akhirnya mereka pun membubarkan diri,” kata salah seorang pedagang di lokasi tersebut.

Biasanya, setiap minggu lokasi tersebut dimanfaatkan pedagang untuk berjualan dan menjajakan barang dagangannya. Namun hingga kemarin siang, terpantau kawasan tersebut sepi tanpa dipadati pengunjung. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here