Hasil Survei KSD Menyebut, Sosok Walikota Religius Masih Diinginkan Masyarakat

234
Grafis sebaran responden yang dilakukan oleh KSD dalam melakukan survei

Margonda | jurnaldepok.id
Komunitas Sahabat Depok (KSD) kemarin mengeluarkan realese terkait hasil survei tentang profil Wali Kota Depok kedepan. Survei yang dilakukan secara online itu diklaim sebagai survei yang terarah dan independen dalam kurun waktu 21 Februari – 4 Maret 2020.

“Penyebaran kuesioner dilakukan di 11 kecamatan dan 63 kelurahan secara merata. Total warga Depok yang mengisi kuesioner sebanyak 460 responden. Survei ini dapat kami pertanggungjawabkan,” ujar Fajar Martino, Sekjen Komunitas Sahabat Depok, Selasa (10/3).

Ia menambahkan, pertanyaan yang diajukan adalah “Diantara 5 pilihan ini, tentukan prioritas karakter/profil secara berurutan dari yang paling penting hingga paling tidak penting, yang diinginkan oleh warga Depok terhadap wali kota mendatang” seperti Religius, Jujur dan Tegas, Komunikatif, Merakyat dan Muda.

“Berdasarkan hasil survei tersebut, dapat kami sampaikan beberapa kesimpulan sebagai berikut, sebanyak 96.09 persen responden mengingingkan Wali Kota Depok yang memiliki karakter Religus, Jujur dan Tegas,” paparnya.

Untuk pilihan berikutnya, sambungnya, setelah Religius, Jujur dan Tegas, sebanyak 33.26 persen warga Depok yang tinggal di Cinere, Limo, Panmas, Cipayung cenderung memilih wali kota yang Merakyat.

Sedangkan 66.74 persen warga Depok di Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, Tapos, Cilodong,
Sawangan, dan Bojongsari cendrung memilih wali kota yang Komunikatif dibanding wali kota
yang merakyat sebagai pilihan yang ke-3.

“Survei ini juga menemukan fakta yang menarik. Golongan milineal Kota Depok (usia 17-25
tahun) menghendaki wali kota yang Religius dan Muda sebagai pilihan kriterianya. Jujur dan
Tegas hanya menempati posisi ke-4,” ungkapnya.

Berdasar latar belakang pendidikannya, 82,6 persen responden yang berpendidikan SMA sampai S1 menginginkan wali kota yang Religius, Jujur dan Tegas, Komunikatif, Merakyat dan Muda.

“Jika berdasarkan gendernya, pilihan kaum pria dan wanita sama yaitu Religius, Jujur dan Tegas,
Komunikatif, Merakyat dan Muda,” terangnya.

Fakta menarik lainnya, kata dia, bahwa setelah aspek Religius, Jujur dan Tegas, ada perbedaan pilihan antara responden usia 30-40 tahun dengan responden lainnya. Responden yang berusia 30-40 lebih menyukai wali kota yang Merakyat daripada Komunikatif.

“Sedangkan bagi responden berusia 25-30 tahun dan usia diatas 40 tahun, aspek Komunikatif lebih penting daripada Merakyat,” jelasnya.

Sementara dari latar belakang profesinya, dari 96.09 persen yang memilih Religius, Jujur dan Tegas sebagai pilihan pertama dan keduanya, dimana 67.17 persen nya adalah karyawan swasta atau pengusaha dan 13.70 persen responden bekerja sebagai PNS.

“Dari jumlah responden yang PNS/Karyawan BUMN, sebanyak 44.44 persen memilih Religius, Jujur dan Tegas, sedangkan dari responden yang berasal dari karyawan swasta/pengusaha, 74.14 persen nya memilih wali kota Religius, Jujur dan Tegas,” tukasnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada warga Depok yang telah ikut berpartisipasi dalam survei ini. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here