Pencegahan Virus Covid 19 Perlu Ditingkatkan

9
ilustrasi-istimewa

Margonda | jurnaldepok.id
Selama beberapa bulan, dunia internasional diguncang oleh Virus Corona COVID-19 yang telah menular ke lebih dari 95.000 orang di berbagai negara.

Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup, Caroline Riady kepada wartawan, Senin (9/3) mengatakan dengan respons cepat dan tanggap oleh pihak Pemerintah dan Kementerian Kesehatan, proses skrining telah terkoordinasi di seluruh RS di Indonesia.

Namun, dengan adanya konfirmasi 19 kasus positif di Indonesia, kewaspadaan dan upaya pencegahan perlu ditingkatkan untuk memperlambat penyebaran COVID-19 di Indonesia.

“Berdasarkan pembelajaran tersebut, kami Siloam Hospitals Group telah menerapkan beberapa best practice demi keamanan pasien, pengunjung, tenaga medis, dan komunitas sekitar,”katanya.

Namun demikian, upaya pengendalian penyebaran COVID-19 haruslah dilakukan oleh seluruh masyarakat dan dimulai oleh setiap individu.

“Kami memberikan beberapa panduan yang telah diterapkan di setiap rumah sakit kami dan juga membagikan langkah-langkah yang perlu menjadi perhatian dan prioritas kita bersama,”katanya.

Caroline mengatakan ada beberapa pencegahan yang dilakukan di lingkungan rumah sakit seperti Limitasi Akses Masuk, yakni akses masuk rumah sakit hanya melalui pintu masuk yang ditentukan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), kemudian Limitasi Jumlah Pengunjung, setiap pasien hanya boleh didampingi oleh satu orang, dan dilakukan himbauan untuk membatasi kunjungan ke pasien, termasuk kunjungan rohani.

“Selain yang saya sebutkan tadi harus juga dilakukan skrining kondisi pasien sebelum pasien memasuki rumah sakit, pengukuran suhu tubuh, pengisian formulir pernyataan kesehatan oleh pasien, pemeriksaan lebih lanjut di tempat terpisah bagi pasien dalam status pengawasan, dan suspect COVID-19, untuk pasien dengan kriteria pemantauan dan pengawasan harus ditempatkan di ruangan isolasi sesuai standar WHO,” paparnya.

Selain itu Caroline juga mengatakan, rujukan untuk uji konfirmasi, sesuai arahan Kementerian Kesehatan, pasien suspect akan dirujuk ke rumah sakit yang ditetapkan oleh Kemenkes.

Untuk melakukan pencegahan, Caroline juga meminta masyarakat untuk melakukan cuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik.

“Hindari menyentuh obyek di area public, misalnya gagang pintu, rel tangga/eskalator, tombol lift. Karena penularan virus ialah melalui droplet yang tertinggal di permukaan benda mati yang kita sentuh,” terangnya.

Bila menemukan gejala virus corona, Caroline menghimbau masyarakat untuk melakukan isolasi diri dengan berdiam di rumah dan membatasi interaksi dengan orang lain.

“Setelah itu melakukan kerjasama dengan petugas kesehatan untuk proses skrining yang dilakukan oleh pihak yang berwenang di mana pun anda berada dan yang paling penting jangan panik dan jangan mudah terpancing dengan berita yang tidak bertanggung jawa,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here