Pradi Diduetkan Dengan Afifah, Idris Rela dan Tidak Cemburu

187
Mohammad Idris

Bojongsari | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok petahana, Mohammad Idris hanya bisa pasrah jika memang benar pendampingnya saat ini, Pradi Supriatna akan diduetkan dengan Hj Afifah Alia kader PDI Perjuangan pada pilkada, 23 September mendatang.

“Itu bisa iya bisa tidak, yang kedua bisa tetap dan bisa berubah. Yang namanya pasangan, termasuk pasangan hidup kita di rumah, kalu sudah tidak bisa disatukan lagi ya sudah, mau diapain. Mau dipaksa-paksa gitu jadi kiamat rumah kita, mending direlakan saja perjalanan masing-masing sesuai keyakinan dan keenjoyan nya, enggak ada masalah kok, fastabiqul khairat,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Idris juga mengungkapkan, bahwa dirinya tidak akan cemburu jika nanti Pradi benar-benar berduet dengan Afifah.

“Pertama jangan kepo, jangan cemburu dan jangan baperan. Itu penyakit hati dan jiwa yang bisa bikin stress. Kalau kita stress maka daya tahan tubuh kita menurun akan bisa terserang corona, itu bahaya. Sah-sah saja, kalem aja kalem,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono memastikan Hj Afifah Alia sebagi calon Wakil Wali Kota Depok pendamping Pradi Supriatna pada Pilkada, 23 September 2020.

“Iya, sudah. Sudah kami laporkan ke DPP dan ada mekanismenya. Mudah-mudahan minggu depan sudah diumumkan dan dapat rekomendasi dari DPP,” ujar Ono kepada Jurnal Depok, Kamis (5/3).

Ono menambahkan, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat hanya mengusulkan satu pasang calon ke DPP PDI Perjuangan yakni Hj Afifah Alia (kader PDI Perjuangan) dan H Pradi Supriatna (kader Partai Gerindra).

Namun begitu, Ono juga tak mau melangkahi kewenangan DPP dan itulah yang telah diusulkan. Pihaknya juga akan memathui keputusan DPP nantinya.

“Dari hasil penjaringan ada dua dari DPC yakni Ahmad Riza dan Novel, dan yang mengikuti penjaringan di DPD yaitu Ibu Afifah serta Bayu. Terakhir setelah DPD usulkan Pradi-Afifah ada juga yang daftar melalui DPP yakni Rama,” paparnya.

Kendati demikian, dari hasil pendalaman yang dilakukannya, Afifah lah yang dinilai mampu mewakili PDI Perjuangan di Pilkada Depok.

“Karena kami sudah lihat kinerjanya, saat Dia tidak ditempatkan di Dapil Depok tapi di Sumedang, Majalengka dan Subang pada pileg lalu, Dia bekerja dan bergerak. Dari nomor urut lima menjadi peringkat ketiga. Bagi orang yang bukan berdomisili disana ya cukup baik, berarti Dia kader PDI Perjuangan yang mau bekerja,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here