Calon Jamaah Umroh Asal Depok Pasrah

40
Habib Idrus Algadri

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Akibat adanya larangan yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi terkait kedatangan Warga Negara Asing (WNA) ke negaranya, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Akibat dari larangan tersebut para jamaah umrah yang hendak melakukan ibadah harus menunda keberangkatannya dan hal ini pun dikeluhkan oleh sejumlah pengusaha perjalanan umrah dan travel di Kota Depok.

“Meski kecewa kami pasrah saja dengan keputusan ini, karena kami juga sebagai pihak biro perjalanan tidak bisa berbuat apa-apa karena ini sudah menjadi keputusan Pemerintah Arab Saudi,” tutur Habib Idrus Al Gadri, pemilik Safarah Ziarah Haramain Tour & Travel kepada Jurnal Depok, Kamis (5/3).

Habib Idrus mengatakan, ada 43 orang yang sudah terdaftar dan siap untuk berangkat, namun akibat larangan ini semuanya harus tertunda. “43 orang tersebut semuanya sudah melakukan memiliki visa.
Berdasarkan info yang didapat, kata Idrus mengatakan pemberangkatan akan kembali dimulai pada 14 Maret 2020.

“Ada isu katanya tanggal 14 Maret ini buka, tapi sekarang kami hanya bisa menunggu pengumuman resmi dari pemerintah,” kata Habib Idrus yang juga Wakil Ketua Pengurus Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Indonesia Kota Depok tersebut.

Lebih jauh Idrus mengungkapkan, jika kebijakan ini tidak hanya berimbas pada sisi bisnis, namun juga berdampak pada para jamaah.

“Ya jamaah juga kan punya kesibukan masing-masing. Contoh ada yang tanggal 26 Maret mau menikah. Kalau tiba-tiba semisal tanggal 20 dibuka, kan jadi berantakan. Saya punya jamaah berangkat tanggal 6 Maret, kalau tiba-tiba diundurkan jadi berantakan juga jadwal cutinya dan lain-lain,” jelas dia.

Ketika disinggung apakah ada jamaah-nya yang memilih membatalkan perjalanan dan meminta uang kembali alias refund. Idrus mengaku tidak ada. “Alhamdulillah semua jamaah kami memahami masalah tersebut dan mengerti dengan saat ini,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here