Satu Pasien Dirujuk ke RSPI, RSUD Depok Rawat PDP Corona

183
Tampak muka Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok

Sawangan | jurnaldepok.id
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori menyatakan satu orang yang berstatus Pasien Dengan Pemantauan (PDP) virus corona kemarin sedang menjalani perawatan di RSUD.

“Ada tukang kebunnya, jadi memang dia ini statusnya PDP dan yang bersangkutan memang ada kontak dengan penderita (majikannya,red) enam hari lalu,” ujar Devi kepada Jurnal Depok, Selasa (3/3).

Devi mengatakan, pasien PDP tersebut telah diambil darah. Namun, hingga kemarin siang apakah yang bersangkutan positif atau negatif corona belum dapat diketahui.

“Masih PDP, kalau diatas itu namanya konfirmasi, kalau positif berarti konfirmasi positif hasilnya. Kalau memang positif hasilnya kami rujuk ke RSPI Sulianti Saroso,” paparnya.

Selain tukang kebun yang majikannya telah positif corona, pihak RSUD juga pagi kemarin menerima satu orang pasien dengan status PDP.

“Pasien tersebut bekerja di China dan baru pulang ke Indonesia bulan ini serta menunjukkan gejala-gejala batuk pilek berat, langsung kami rujuk ke RS Sulianti Saroso. Kami sempat tangani di UGD tapi karena memang sudah diperiksa ya kami cek, kalau lama-lama disini kan kasihan pasiennya,” terangnya.

Untuk sterilisasi ruangan di RSUD pihaknya telah memasang filter, begitu juga di ruang isolasi berupa hepa filter.

“Ruang isolasi itu kan ruangan yang tertutup, jadi udaranya tidak menyebar kemana-mana,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit fertimel pihaknya telah menyiapkan ruangan untuk menerima PDP yang telah melalui hasil observasi di puskesmas atau di rumah yang menunjukkan gejala-gejala makin berat.

“Nanti mereka kami rawat di ruangan khusus. Kami juga lakukan cek laboraturium ke RS Sulianti Saroso. Kami siapkan ruang isolasi berupa kamar untuk kapasitas empat tempat tidur, kalau penuh nanti kami siapkan satu ruangan lagi di Gedung C. Total ada 20 tempat tidur yang kami siapkan,” jelasnya.

Terkait dengan tenaga medis, Devi mengatakan pihaknya tidak mendatangkan dokter khusus namun ditangani oleh dokter paru yang bertugas di RSUD, begitu juga dengan paramedisnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here