Rumah Korban Disterilisasi, Tukang Kebun Turut Dievakuasi

109
Terlihat police line membentang di rumah korban positif corona yang berada di wilayah Sukmajaya

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Petugas Dinas Kesehatan Depok membawa seorang pria dari rumah pasien yang positif corona dari perumahan di Kecamatan Sukmajaya.

Berdasarkan nformasi yang dihimpun, warga yang dievakuasi merupakan seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang langsung dibawa ke RSPI Sulianti Suroso, Jakarta.

Empat petugas yang turun dari ambulans dengan logo Pemkot Depok itu menyemprot pintu masuk rumah warga yang positif corona itu.

Pekerja yang berada di dalam rumah pun turut diminta keluar. Petugas kemudian turut menyemprotkan cairan ke tubuh si tukang kebun itu.

Salah satu warga setempat mengatakan, pria yang merupakan pembantu rumah tangga atau tukang kebun itu baru bekerja dua bulan.

“Baru sekitar dua bulan kerja sebagai tukang kebun di rumah itu,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Tak lama kemudian, pria yang diketahui bernama DN itu dibawa ke ambulans. Salah satu petugas mengatakan pria itu akan dibawa ke RSPI Sulianti Suroso.

“Ke RSPI Sunter, Jakarta Utara,” kata seorang petugas.

Sementara itu Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim Saleh menagatakan untuk menghindari hal yang tidak inginkan pihaknya memasang garis polisi di rumah pasien.

“Untuk sementara kami pasang garis polisi. Ini police line sekedar pengamanan jangan sampai melewati karena informasi dari Dinkes ada yang mengamankan asisten rumah tangga,” kata Ibrahim.

Garis polisi yang dipasang sejauh 20 meter dari rumah pasien.

“Ini posisinya 20 meter dari posisi terakhir dimana pasien atau yang didiagnosa berada. Menurut aturan Dinkes, kita harus berada di radius 20 meter itu saja,” paparnya.

Sebelumnya, petugas kesehatan memeriksa rumah pasien. Dari rumah tersebut kemudian petugas membawa satu orang lagi ke rumah sakit. Diketahui satu orang tersebut adalah asisten rumah tangga.

“Terakhir satu orang, pembantunya. Dua diantranya sudah di rumah sakit. Dinkses yang bawa,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here