Polres Metro Depok Siagakan Anggota untuk Tanggap Bencana

27
Beberapa perlengkapan penanggulangan bencana dipersiapkan oleh Polres Metro Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Guna membantu masyarakat yang terdampak bencana di Kota Depok, Personil Kepolisian Polresta Metro Depok disiagakan. Rabu (26/2) Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah memimpin langsung apel kesiapsiagaan kewaspadaan.

“Kami telah menyiapkan sejumlah personil untuk penanggulangan bencana akibat cuaca ekstrem sejak beberapa bulan terakhir, berdasarkan catatan kepolisian, sedikitnya ada 89 titik rawan banjir dan longsor di Kota Depok, kami ketahui bahwa cuaca beberapa hari terakhir ini memang sedang tidak stabil, itu artinya potensi bencana seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung masih berpotensi terjadi,” kata Komisaris Besar Polisi, Azis Andriansyah.

Azis mengatakan, jika satuan tugas (Satgas) khusus bencana tersebut terdiri dari Satuan Sabhara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan sejumlah personil dari masing-masing polsek yang ada di wilayah hukum Kota Depok. Menurutnya dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang dilakukan jajarannya, diharapkan siap memberi pertolongan pertama.

“Kami berharap Polres Metro Depok, menjadi pihak pertama yang menolong masyarakat, Tetepi kami juga berharap dengan dibentuknya satuan tugas ini, tidak ada lagi bencana yang menimpa Kota Depok kedepannya,” ungkapnya.

Azis mengaku, bahwa saat ini jajarannya telah memiliki sejumlah perahu karet, pelampung, tali, lampu senter dan alat selam dan peralatan lainnya untuk menunjang kerja tanggap bencana yang dilakukan jajajrannya. Selain itu Azis juga menginstruksikan jajaranya untuk berinovasi membuat alat bantuan dari bahan yang mudah didapat sebagai langkah darurat untuk memberi pertolongan.

“Kami mendorong setiap satuan di polsek dan Polresta Metro Depok untuk berinovasi membuat perlengkapan, setidaknya untuk bantuan pertolongan pertama. Salah satunya seperti keahlian membuat rakit, ini sengaja kami buat karena bencana terakhir, beberapa perahu karet kami rusak saat mengefakuasi korban,” ucapnya.

Dirinya menyebut, berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), ada 89 titik rawan bencana di Kota Depok, diantaranya adalah potensi banjir dan longsor.

“Terkait banjir ada beberapa perumahan di sepanjang sungai yang melintasi Depok, seperti Ciliwung, Pesanggarahan, Krukut dan Grogol, kemudian daerah perbukitan juga jadi potensi longsor,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here