Lihat Hasil Survei, Farabi Belum Tentu Diterima PKS

174
TM Yusufsyah Putra

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Sekretaris DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, TM Yusufsyah Putra belum bisa memberikan garansi kepada Ketua DPD Partai Golkar, Farabi Arafiq untuk bisa menjadi bakal calon wakil wali kota mendampingi kader internalnya dalam pilkada Depok, 23 September 2020.

“Kami akan lihat hasil surveinya (Farabi,red) dulu, selama hasilnya bagus bisa kami pasangkan. Ya, (tidak menutup kemungkinan Farabi diterima dan ditolak,red),” ujar Putra kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, komunikasi koalisi dengan Golkar saat ini semakin intens.

“Golkar juga memiliki tugas untuk menaikkan elektabilitas calonnya, sehingga nanti sama-sama bisa dilihat hasilnya seperti apa. Karena Golkar membawa Bang Farabi sebagai calon wakil wali kota,” paparnya.

Sebelumnya Bendahara DPD Partai Golkar Kota Depok, H Tajudin Tabri mengatakan, jalinan koalisi dengan PKS didasari oleh keinginan akar rumput agar Partai Golkar tidak selalu kalah dalam pilkada.

“Karena saat mengusung kandidat di pilkada selalu tidak berhasil. Mudah-mudahan, ini juga sudah direspon positif oleh teman-teman DPD dan pengurus Golkar terkait pertemuan kami dengan PKS,” ujar H Tajudin Tabri, Bendahara DPD Partai Golkar Kota Depok, Kamis (13/2).

Ia menambahkan, sebuah deklarasi harus mengikutsertakan seluruh elemen serta unsur pengurus dan fraksi-fraksi di DPRD.

“Mereka harus dilibatkan. Sekali lagi ini menjawab keinginan dari akar rumput dan para senior Golkar. Tentu ini akan menjadi sejarah bagi Partai Golkar dan PKS karena selama kurang lebih 15 tahun belum pernah berkoalisi di pilkada Depok,” paparnya.

Namun begitu, Tajudin tidak membahas siapa bakal calon wali kota- wakil wali kota yang akan ditetapkan dari kedua partai tersebut.

“Yang penting kami berkoalisi dengan PKS dan itu disambut baik oleh PKS. PKS pun menyadari walupun bisa mengusung sendiri namun PKS tidak mau ambil resiko dengan mengusung wali kota dan wakil wali kota dari internal mereka dua-duanya, artinya PKS membutuhkan mitra koalisi. Golkar dianggap tepat untuk berkoalisi dengan PKS karena visi dan misi nya sama untuk memajukan Depok ke depan,” tukasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here