Tak Mau Salah Langkah, Koalisi Tertata Masih Terlalu Hati-hati

118
Hj Qonita Luthfiah saat membacakan deklarasi dan komitmen Kolaisi Tertata

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Koalisi Tertata (Tertib, Taat dan Taqwa) masih berhati-hati dalam menentukan nama calon Walikota Depok pada Pilkada Depok, 23 September 2020.

“Kalau saya jawab sekarang (siapa calonnya) nanti prematur, karena memang masih belum pasti. Kalau saya bilang sekarang tapi besok ternyata bukan, dibilang ngga konsisten,”kata Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj Qonita Lutfiah.

Dia mengatakan, sampai dengan saat ini Depok Tertata sedang merumuskan langkah apa yang akan dilakukan dalam menyomot nama sebagai bakal calon walikota.

Sebab, menurut Qonita, dalam menentukan sebuah nama untuk dicalonkan membutuhkan proses panjang dan harus hati-hati.

“Karena politik itu dinamis, yang mungkin bisa ngga mungkin dan yang ngga mungkin bisa jadi mungkin,” tuturnya.

Qonita mengakui, koalisi yang berisikan PAN, PKB, Demokrat, dan PPP ini sudah menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik termasuk para calon independen.

“Alhamdulilah teman-teman yang ingin maju sebagai kontestan di pilkada sudah komunikasi dengan Depok Tertata,” paparnya.

Dari hasil komunikasi tersebut, dikatakan Qonita, sebagai masukan bagi koalisinya untuk mengambil langkah tepat agar apa yang menjadi tujuan keempat partai tersebut dapat tercapai.

“Karena dari situ kami dapat masukan calon yang pas siapa nantinya,” katanya.

Selama ini, Qonita yang mewakili Depok Tertata mengatakan, para calon independen seperti Bayu Permana, Yurgen, dan Rama merupakan pribadi yang baik.

“Kami juga sudah komunikasi dengan Pak Pradi (Wakil Wali Kota Depok) dan Pak Idris (Wali Kota Depok), mereka semua orangnya baik,” terangnya.

Dia mengatakan, tak ada komunikasi yang paling intens, sebab, semuanya memiliki porsi yang sama.

Tak hanya itu, Depok Tertata juga dikatakan Qonita selalu membuka komunikasi dengan partai politik lainnya.

Namun demikian, komunikasi tersebut tak juga membuat Depok Tertata menghembuskan sebuah nama untuk ditetapkan sebagai jagoannya di Pilkada yang akan digelar September mendatang.

Qonita pun mengatakan pihaknya memahami bila hingga detik ini semua parpol masih tarik menarik nama yang akan diusungnya.

“Inilah strategi politik, kita kan ngga mungkin menyebutkan diawal walaupun kita sudah merajut (komunikasi)” paparnya.

Yang pasti, kata Qonita, pihaknya sudah mewacanakan dan memiliki gambaran mengenai semua para bakal calon baik dari jalur perseorangan ataupun partai.

Koalisi Tertata yang dideklarasikan pada awal Februari lalu hingga saat ini diklaim masih solid. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here