Pedagang Pasar Kemirimuka Ancam Geruduk Dinas PUPR

48
Kondisi Pasar Kemirimuka di kawasan Beji

Beji | jurnaldepok.id
Para pedagang Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji berencana akan menggeruduk Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang Kota Depok, aksi tersebut didasari perbaikan saluran irigasi di RW 13 yang justru menimbulkan masalah karena aliran airnya malah meluap ke kawasan Pasar Kemirimuka.

“Enak saja lapak kami dijadikan lokasi pembuangan air warga, dampaknya lapak kami jadi banjir terus walaupun hujan tidak turun,”kata Hartati, yang merupakan pedagang Pasar Kemirimuka saat dijumpai Jurnal Depok, Senin (24/2).

Akibat kejadian tersebut, lanjut Hartati mengatakan pedagang sudah menghubungi petugas satgas SDA namun tidak mendapatkan respon baik, sehingga kawasan Pasar Kemirimuka tetap saja banjir.

“Seharusnya sebelum dilakukan perbaikan diteliti dulu pembuangan airnya, dan sekarang lapak kami selalu kebanjiran,” ungkapnya.

Hartati mengusulkan, untuk mengantisipasi banjir di Pasar Kemirimuka, agar saluran air di sepanjang sejajar rel di RW 15 Kelurahan Kemirimuka, dilakukan pengerukan. Dikarenakan saluran air tersebut sudah mengalami pendakalan sehingga saluran air yang berasal dari pasar tertahan dan tidak mengalir.

“Namun lagi-lagi permintaan pedagang ti direspon dengan alasan pengerukan saluran tersebut harus diusulkan terlebib dahulu, dengan jawaban seperti itu kami merasa kecewa dan berencana akan menggruduk kantor Dinas PUPR Kota Depok,” pungkasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Tokoh Masyarakat Pasar Kemirimuka, Karno Sumardo mengatakan saat itu di lingkungan RW 13 ada perbaikan saluran air atas usulan warga di musrenbang. Namun saat sudah dilakukan perbaikan malah menimbulkan masalah baru, dimana air dari lingkungan tersebut meluap ke kawasan Pasar Kemirimuka.

“Kami sudah laporkan masalah ini ke dinas terkait diharapkan bisa segera ditindalanjuti sehingga pasar bukan seperti empang, dan bukan dijadikan penampungan air warga,”katanya.

Karno menjelaskan, tergenangnya kawasan Pasar Kemirimuka disebabkan adanya saluran air yang tidak mengalir dengan sempurna, dan tidak hanya itu masalah lainnya adalah saluran air di RW 15 yang sudah dangkal banyak sampah yang mengakibatkan air meluap.

“Kami lihat saluran air itu sudah ada lumpur mengendap sehingga ketika hujan meluap ke jalanan, selama saya di Pasar Kemirimuka, saya tidak pernah melihat adanya pengerukan saluran air tersebut, sehingga saat musim hujan seperti sekarang ini air sangat mudah tergenang, dan yang paling yaitu dilokasi Jalur Gocap dimana air menggenang hingga ketinggian sekitar 30cm.” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Depok, Bachtiar mengatakan pihaknya sudah menurunkan petugas ke lokasi untuk mengecek lokasi genangan air di Pasar Kemirimuka.

“Ada laporan dari warga kalau ada genangan air paska perbaikan saluran air di dekat lokasi tersebut, dan kami masih menunggu hasil laporan di lapangan, dan untuk pengerukan karena ada aliran irigasi yang sudah mengalami pendangkalan, kami harus melakukan penangan yang lebih fokus” katanya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here