Calon Independen ‘Melehoy’, KPU Tunggu Pasangan Calon Yang Diusung Partai

61
Komisioner KPU Depok disaksikan Komisioner KPU Jabar saat menyerahkan berita acara penutupan penyerahan berkas persyaratan calon independen kepada Bawaslu

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Hingga batas akhir penerimaan berkas pendaftaran calon wali kota-wakil walikota Depok dari jalur indpenden, Minggu (23/2) malam, tak ada satupun calon independen yang berani mendaftarkan diri untuk maju di Pilkada Depok, 23 September 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna menggelar apel penutupan dengan ditandai penutupan pintu gerbang secara simbolis bersama Komisioner KPU Kota Depok dan disaksikan oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Titik Nurhayati serta Pimpinan Bawaslu Kota Depok.

“Kami nyatakan dengan demikian penerimaan persyaratan pencalonan bakal pasangan calon perseorangan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok tahun 2020 resmi ditutup,” ujar Nana kepada Jurnal Depok, Senin (24/2).

Ia menambahkan, sejak dibuka pada 19 hingga 23 Februari pukul 24.00 WIB, tidak ada bakal pasangan calon perseorangan yang menyerahkan syarat dukungan minimal 85.107 dukungan masyarakat dengan bukti foto copy KTP-elektronik yang bertandatangan ke KPU Kota Depok.

“Dengan demikian kami tutup penerimaan calon perseorangan ini, kami pastikan di Pilkada Depok tanpa diikuti oleh calon perseorangan,” paparnya.

Dengan tidak adanya bakal calon Wali Kota dan Waki Wali Kota dari jalur perseorangan ini, maka Pilkada Depok 2020 tinggal menunggu pasangan calon yang diusung partai politik.

“Tahapan pendaftaran pasangan calon yang diajukan partai politik ini mulai dibuka pada 16 sampai 18 Juni nanti,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here