Awas! Jalur Grogol-Krukut Rawan Begal

921
Beginilah kondisi Jalan Raya Grogol-Krukut saat ini

Limo | jurnaldepok.id
Pengendara sepeda motor yang biasa melintas pada malam hari di jalur Grogol-Krukut, diminta untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan jalanan (begal) yang kerap terjadi diruas jalan raya Grogol, hingga jalan raya Krukut.

Pasalnya belum lama ini sudah dua kali terjadi aksi begal yang terjadi dijalur tersebut dan terakhir menimpa salah satu warga jalan H. Konim Rw 01, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Niman, petugas Hansip Linmas Kelurahan Grogol menuturkan, peristiwa begal yang menimpa salah satu warga Grogol terjadi pada dua pekan silam di dekat jembatan biru jalan H. Suaeb Krurut, dimana pada saat itu korban salah yang merupakan karyawati baru pulang dari kerja pada sekitar pukul 04 dini hari.

“Saya mendapat kabar dari rekan saya Dayat yang bertugas sebagai Hansip Linmas di Krukut, saat itu korban hendak pulang dari kerja dibuntuti oleh pelaku dan sesampainya dekat jalan H. Suaeb korban dipepet dan motornya dirampas,” papar Niman menirukan penuturan Dayat.

Dikatakan Niman, sebelumnya hal serupa juga terjadi dijalur tersebut, oleh karenanya dirinya berharap kepada para pengendara sepeda motor untuk lebih waspada saat melintas malam hari dijalur Grogol – Krukut.

“Kalau mengendarai motor lewat jalur Grogol – Krukut usahakan jangan diatas pukul 02.00 karena jalur itu sudah sepi, sementara lampu penerangan jalan juga banyak yang padam membuat para pelaku begal lebih leluasa dalam menjalankan aksinya,” tutur Niman.

Saat dikonfirmasi tetkait hal ini, Petugas Babinkamtibmas Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Bripka Justan mengingatkan kepada para pengendara sepeda motor agar tidak melintas pada jam rawan aksi kejahatan jalanan yakni mulai pukul 01 hingga pukul 05 dini hari.

“Usahakan untuk menghindari jam rawan, apalagi kalau bawa motor sendiri, rentan menjadi sasaran aksi kejahatan,” ujar Justan.
Dia menambahkan, untuk ruas jalan Grogol, pihaknya bersama rekan petugas patroli akan meningkatkan pengawasan guna meminimalisir ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan.

“Saya selalu berkoordinasi dengan rekan yang bertugas patroli, tapi meski begitu kewaspadaan pengendara itu lebih epektif dalam menghindari aksi kejahatan jalanan,” pungkas Justan. Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here