Driver Ojol Ngaku Dibegal Di Kawasan Hek Citayam

594
Driver ojol bersama kakaknya saat melapor ke Polres Metro Depok

Cipayung | jurnaldepok.id
Fauzan (20), seorang pengendara ojek online mengaku dibegal saat melintas di kawasan Hek Citayam, Kelurahan Cipayung, pada Selasa(18/2) subuh.

Kakak korban, Fazly kepada wartawan saat melaporkan kejadian di Polresta Depok mengatakan, kejadian itu berawal saat adiknya bersama rekannya Rizky hendak pulang ke rumahnya usai membeli orderan makanan dari salah satu pemesan.

Tiba-tiba ada satu motor dua orang (berboncengan) mencoba memepet motor korban namun sempat mencoba kabur. Pelaku masih mengejar sampai akhirnya ditendang motor korban hingga terjatuh.

“Adik saya ini berboncengan bersama temannya Rizki (23), dalam perjalanan pulang melintas di jalan sepi daerah Hek Citayam, tiba-tiba langsung dipepet sepeda motor pelaku setelah itu ditendang dan motor adik saya terjatuh,” ujarnya.

Meski sudah luka, adiknya masih diancungi celurit oleh salah satu pelaku. Sementara rekan Fauzan tidak berani melawan karena korban diancam menggunakan celurit lalu pelaku membawa motor korban.

Kendati demikian, Fazly menyesalkan meski ada orang di sekitar jalan tingkungan Hek Citayam hanya berjarak beberapa meter dari TKP korban sudah meminta tolong, tapi tidak ada yang berani memberikan pertolongan.

“Teriakan minta tolong adik saya waktu kejadian juga sempat didengar satpam perumahan, tidak jauh dari TKP, tapi tidak ditolong,”katanya.

Atas kejadian tersebut korban harus mendapatkan perawatan intensif Rumah Sakit Harapan Kita Pancoran Mas lantaran sekujur tubuh mengalami luka besut akibat terjatuh setelah motor Honda Beat Putih B 3090 EKJ dirampas.

Sementara itu dari keterangan Fauzan bahwa pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor Jupiter Z merah tanpa menggunakan plat nomor.

“Ciri-ciri lain kedua pelaku tidak menggunakan helm hanya menggunakan jaket kuplok dan usia masih muda, mereka langsung membawa kabur motor adik saya ke arah Jembatan Serong,” tandasnya.

Dari peristiwa yang terjadi terhadap adiknya, Fazly menduga seseorang yaitu orang yang telah melakukan order makanan dengan driver. Pasalnya, sebelum kejadian adikknya ada orderan makanan namun sampai ke restoran sudah tutup.

“Pada waktu ditelpon orang yang order tersebut agak gugup bicara dan langsung diputus teleponnya. Pembegalan ini sudah kami laporkan beberapa jam setelah kejadian tepatnya pukul 03.10 WIB ke Polres Metro Depok bersama adik saya,”katanya.

Dirinya berharap pelaku dapat segera ditangkap sehingga tidak membuat resah warga khususnya pekerja malam.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Hendra mengatakan laporan kejadian pencurian perampasan motor di Hek Citayam telah dilaporkan ke Polres Metro Depok. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here