Terendam Banjir, Puluhan Kepala Keluarga Dievakuasi

69
Salah seorang petugas hendak mengevakuasi puluhan warga yang terkena banjir

Cilodong | jurnaldepok.id
Hujan yang mengguyur Kota Depok dan sekitarnya pada, Minggu (16/2) menyebabkan Kali Mala di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, jebol. Akibatnya puluhan rumah di Perumahan Puri Bella dan Villa Bunga terendam banjir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ketinggian air mencapai satu setengah meter. Puluhan rumah warga di daerah tersebut terendam banjir.

Kepala Bidang Penanggulangan banjir DPPK Kota Depok, Denni Romulo mengatakan, seluruh warga yang terdampak bencana itu telah dievakuasi dan mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

 

“Yang terdampak, mencapai 21 KK tidak ada korban jiwa. Bisa dilihat, seluruh rumah di perumahan Puri Bella terendam banjir,” ujarnya.

Selain itu air hujan juga menggerus jalan yang dibawahnya terdapat saluran air (gorong – gorong), hingga menyebabkan longsor. Karena tertutup material longsoran, aliran air dari Kali Mala tersendat dan tumpah ke perumahan warga.

“Kondisi air memang sedang tinggi, sedangkan saluran air (gorong gorong) tidak memadai sehingga meluap naik dan membanjiri rumah warga, lalu terjadi longsor pula,”katanya.

 

Sejumlah petugas Damkar, Tagana, Babinsa TNI, dan Babinkamtibmas kepolisian diturunkan guna mengamankan wilayah terdampak banjir.

 

Denni menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Depok, agar segera menurunkan petugas sekaligus alat berat untuk mengangkut material longsor dan memperbaiki jalan yang tergerus.

“Sementara kita akan pasang plang, sebagai rambu rawan longsor sehingga masyarakat tidak memaksa lewat lokasi longsor,” paparnya.

Sementara itu Ngudi Santoso, warga RT 02 RW 06, Kelurahan Kalimulya Kecamatan, Cilodong Depok mengatakan, wilayah tersebut memang langganan banjir. Kali pertama terjadi pada awal tahun 2020.

“Kurang lebih sudah tiga kali, yang awal itu pas 1 Januari kemarin Wali Kota sempat datang meninjau. Kedua pada Jumat kemarin terakhir paling besar itu sekarang sampai 1,5 meter,”katanya.

Hingga pukul 19.09 WIB, petugas masih bertahan di lokasi banjir mereka berusaha melakukan penyedotan sambil menunggu petugas PUPR datang menangani jalan yang longsor. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here