Presiden PKS Ungkap Peluang Idris, Terkesan Hanya ‘Pemain Cadangan’

242
Presiden PKS didampingi Ketua DPD PKS Depok saat berbincang dengan kader perempuan PKS yang tergabung dalam Latansa

Cibubur | jurnaldepok.id
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok masih kukuh untuk memunculkan tiga bakal calon wali kota nya menjadi calon wali kota Depok dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Presiden PKS, Sohibul Iman mengatakan itu saat menghadiri Latihan Perempuan Siaga Dasar atau Latansa di Bumi Perkemahan Cibubur, Minggu (16/2).

Dia mengatakan, hingga kini tiga bakal calon Wali Kota Depok yang terpilih dari Pemilihan Internal Raya (Pemira) PKS pada pertengahan 2019 lalu, akan terus menjadi pejuang dalam meraih kesuksesan dalam merebut kursi orang nomor satu di Kota Depok.

“Kami PKS sangat jelas (untuk mengusung calon Wali Kota Depok) dari Pemira dan sudah disodorkan ke DPP, sekarang sedang proses verifikasi,” ujarnya didampingi Ketua DPD PKS Depok, Hafid Nasir.

Ketiga nama tersebut akan dikerucutkan menjadi satu orang untuk benar-benar maju di Pilkada.

Iman mengatakan, pihaknya tak akan mengacuhkan perjuangan ketiga bakal calonnya yang telah melalui proses panjang.

“Secara normalnya kami mengambil yang diusungkan dari bawah, tapi kecuali ada situasi tertentu atau dinamika yang membutuhkan kami bersikap luar biasa, bisa saja ada calon lain,”katanya.

Meski diluaran masih terdengar isu bahwa nantinya PKS akan menggaet kembali Mohammad Idris untuk maju sebagai calon Wali Kota Depok dan merebut periode keduanya, namun Iman mengatakan hal tersebut bukanlah menjadi fokus PKS baik ditingkat DPD dan DPP PKS.

“Misalkan tiba-tiba dari pihak lawan ada calon kuat yang kami kalkulasi tidak mungkin dihadapi oleh (tiga balon) ini, ya bisa saja ada calon baru dari eksternal atau internal PKS,” jelasnya.

Untuk itu, Iman mengaku tak menutup kemungkinan PKS akan menggaet Idris kembali pada Pilkada nanti.

Iman juga mengatakan bisa saja nantinya Idris justru bukan lagi maju sebagai calon wali kota namun sebagai wakil wali kota.

“Idris masuk dari jalur khusus juga mungkin saja, tapi posisinya bisa saja Idris jadi wakil dan balon hasil Pemira jadi wali nya,” tukasnya.

Iman pun menepis kabar bila Idris telah pasti masuk sebagai bakal calon Wali Kota Depok melalui jalur khusus.

Iman menambahkan, kegiatan Latansa ini ditujukan agar para kader perempuan PKS di Kota Depok untuk selalu bersiaga dalam berkhidmat untuk umat, bangsa dan negara.

“Program ini merupakan program rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh Partai Keadilan Sejahterah,” ungkapnya.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Hafid Nasir menambahkan saat ini PKS masih terbuka untuk berkoalisi dengan parpol lain.

“Kami engak jumawa, kami PKS masih terbuka untuk berkoalisi dengan parpol lain di Pilkada Depok 2020,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here