DPP Partai Golkar Restui Farabi untuk Membangun Koalisi

110
Ketua DPD Partai Golkar Depok, Farabi Arafiq saat menerima SK dari DPP untuk membangun koalisi jelang pilkada

Margonda | jurnaldepok.id
DPP Partai Golkar akhirnya memberikan restu kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi Arafiq untuk segera menjalin koalisi pada pilkada, 23 September 2020.

“DPP telah memerintahkan kami untuk segera membangun koalisi dan mendorong untuk menjadi wali kota maupun wakil wali kota,” ujar Farabi kepada Jurnal Depok, Rabu (12/2).

Ia menambahkan, di DPP Partai Golkar ada beberapa tahapan yang harus ditempuh, terlebih terkait hasil survei.

“Jadi antara survei kami pribadi dan DPP nanti akan dikonfrontasi, nanti dari situ baru keluarlah surat rekomendasi. Atas perintah itu kami siap, kalau sudah diperintahakan partai kami siap,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, surat perintah itu diberikan langsung oleh Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Jawa I yang terdiri dari Banten, DKI dan Jabar, Iswara. Mereka didampingi oleh pengurus DPP lainnya.

“Mereka menugaskannya harus wali minimal wakil, jadi setelah itu dilaporkan kembali ke DPP. Kami sudah bergerak sejak jauh-jauh hari,” katanya.

Sebelumnya Farabi tidak memungkiri saat ini pihaknya tengah intens membangun komunikasi dengan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok.

“Ya, kami sedang intens menjalin komunikasi dengan PKS. Begitu juga dengan Gerindra, PDIP dan Tertata. Namun saat ini memang intens dengan PKS,” ujar Farabi kepada Jurnal Depok, kemarin.

Pernyataan itu diungkapkan Farabi di sela-sela acara pengobatan gratis bagi para warga korban terdampak banjir di wilayah Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.

Farabi menambahkan, saat ini proses penjajakan terkait visi misi kedeapan tengah dilakukan. Namun begitu, Farabi belum bisa memastikan apakah paratinya akan berkoalisi dengan PKS pada pilkada mendatang.

Farabi juga enggan membuka secara detail isi dari komunikasi tersebut. Pasalnya, komunikasi itu belum tertuang dalam MoU yang dikhawatirkan akan salah.

“Tidak menutup kemungkinan kami akan berkoalisi dengan PKS, begitu juga dengan yang lain. Kami masih terbuka, Tertata pun belum memiliki calon, begitu juga dengan Pak Idris belum tahu mau kemana,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here