Awas! Ada Empat Titik Rawan Kecelakaan Di Depok

522
Suasana rapat gabungan antara Dinas Perhubungan, BPTJ dan Satlantas Polres Metro Depok terkait black spot

Margonda | jurnaldepok.id
Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Dinas Perhubungan serta Polres Metro Depok melakukan intervensi terkait titik rawan kecelakaan (Black Spot) di Kota Depok.

“BPTJ merespon usulan Kota Depok dalam penanganan black spot atau daerah rawan kecelakaan. Terdapat empat area rawan kecelakaan di antaranya Jalan Raya Bogor (Kel Sukamaju dan Kel Mekarsari), Jalan Margonda Raya (Kel Pocin), Jalan Raya Sawangan dan Jalan Bojongsari,” ujar Dadang Wihana, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Rabu (12/2).

Ia menambahkan, Dishub Depok selain mengusulkan empat titik black spot, juga area yang sering terjadi kecelakaan yakni di Jalan Raya Sawangan tepatnya di depan Perumahan Telaga Golf dan RM Saung Telaga.

“Black spot adalah area rawan kecelakaan dalam radius 500 meter. Selama dua tahun ini terjadi laka lantas minimal tiga kejadian dengan jumlah korban tiga meninggal dunia,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, perlengkapan jalan yang akan diintervensi BPTJ sesuai berita acara rapat meliputi pita kejut, CCTV, rambu, PJU, zebra cross, warning light, rambu penyebrangan, rambu kecepatan dan rambu rawan kecelakaan.

“Nanti itu kami pasang pada area black spot. Usulan ini adalah tindaklanjut dari audiensi Wali Kota Depok dengan Sekjen Kemenhub,” tukasnya.

Direktur Lalu Lintas BPTJ, Zamrides mengatakan bahwa BPTJ hadir di wilayah Jabodetabek khususnya Depok untuk menjawab kebutuhan daerah.

“Yang urgen saat ini adalah penanganan black spot. Inshaa Allah tahun 2020 ini kami intervensi di empat titik terlebih dahulu untuk keselamatan warga,” tandasnya.

Rapat yang digelar di ruang rapat Terminal Jatijajar dihadiri pula Kanit Laka Polres Metro Depok dan BBPJN VI yang menangani infrastruktur jalan nasional. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here