Sopir Taksi Online Dibegal Pelajar Di Kawasan Cinere

177
ilustrasi

Cinere | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Limo dan Polresta Metro Depok, berhasil menangkap empat pelaku penodongan terhadap sopir taksi online di jalan Anggrek, Kecamatan Cinere, Kamis (6/2) dinihari. Dari empat pelaku yang diamankan, dua pelaku masih berstatus pelajar yakni MN (16), dan MF (17), sementara dua pelaku lainnya sudah putus sekolah adalah RDA (17) dan MSH (17).

“Penangkapan pelaku berawal ketika Toni Manik, seorang sopir taksi online tengah melakukan laporan terkait tindak kejahatan yang dialaminya di Polsek Limo, saat korban tengah dimintain keterangan oleh petugas. Tiba-tiba Polisi yang sedang piket di Polsek Limo, menerima laporan bahwa ada persitiwa perampasan Hand Phone (HP),” papar Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan kepada Jurnal Depok, Kamis (6/2).

Mendapat dua laporan yang sama, lanjut Deddy mengatakan petugas yang tengah melaksanakan piket di Polsek Limo, langsung bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Anggrek, setibanya di TKP Polisi mendapatkan korban dengan luka bacokan, dan satu unit motor Yamaha Mio berwana merah tanpa plat nomor yang ditinggilakan di TKP.

“Petugas kami lalu membawa motor tersebut ke Mapolsek Limo, tak berselang waktu lama, datang dua remaja yang mengendarai motor Honda Beat, hendak mengambil motor Yamaha Mio yang di amankan, merasa curiga anggota kami kemudian langsung mengamankan kedua remaja tersebut. Dan setelah dilakukan interogasi ternyata salah satu dari mereka adalah pelaku begal yang menodong sopir taksi online dan korban lainnya yang HPnya dirampas,” terangnya.

Lanjut Deddy mengatakan, dari hasil keterangan dua pelaku yang diamankan, petugas kepolisian langsung bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap dua pelaku lainnya. “kami berhasil meringkus dua pelaku yang sedang bersembunyi di salah satu klinik di kawasan Pancoran Mas Depok, adapun barang bukti yang berhasil kami amankan ialah, satu Hp, dua celurit, dan dua motor. Dan kasusnya saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk kronologis kejadiannya, Deddy mengatakan saat Toni Manik (Sopir taxi, red) sedang mencari penumpang di Jalan Anggrek, Kecamatan Cinere, tiba-tiba dirinya didatangi empat pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian salah satu pelaku turun dan langsung mengambil ponsel dari tangan korban.

“Merasa telepon genggamnya dirampas, korban melakukan perlawanan, akan tetapi dua pelaku lainnya membantu merebut sambil mengeluarkan senjata tajam jenis clurit, setelah mendapatkan HP koraban para pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motornya, merasa ketakutan korban lalu melapor ke Polsek Limo,” pungkanya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here