Kematian Mahasiswa UI, Akseyna Diusut Kembali Oleh Aparat Kepolisian

23
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian kembali mengusut kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Indonesi (UI), Akseyna Ahad Dori di Danau Kenanga Universitas Indonesia Kecamatan Beji, Kota Depok, pada 26 Maret 2015 silam.

“Kami kembali menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus kematian Akseyna Ahad Dori, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang ditemukan tewas di Danau Kenanga UI, pada lima tahun yang lalu. Saat ini TKP sudah diolah kembali oleh Kapolresta Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah beserta jajarannya,” ungkap Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra.

Sementara itu, Mardoto ayahanda Akseyna saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon mengaku sangat senang perihal kabar tersebut. “Kami keluarga mengucapkan rasa syukur yang sedalam-dalamnya, karena kasus kematian anak kami kembali di tangani,” ungkapnya.

Mardoto mengaku, komunikasi keluarga dengan pihak kepolisian sempat terputus pada pertengah tahun 2018 silam.

“Namun dengan dilanjutkannya kembali dilakukan olah TKP, berarti kepolisian masih berusaha keras mengungkap motif sesungguhnya atas kematian Akseyna,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang petugas kebersihan yang enggan di sebutkan namanya, mengaku tidak ada kegiatan apa-apa disana.

“Mulai dari hari Senin hingga Selasa (3-4/2), saya tidak melihat ada aktivitas apapun dari pihak kepolisian di Danau Kenanga UI, saya bertugas seharian disini, dan tidak melihat ada polisi, atau saya gak ketemu ya. Tapi saya yakin gak ada kegiatan apa-apa,” katanya.

Ia juga mengatakan, apabila ada kegiatan atau aktivitas polisi, pastinya ada rekan seprofesinya yang tahu.

“Kalau ada yang rame-rame saya pasti tahu, teman-teman saya yang lain juga pasti tahu. Apa mungkin polisinya tidak memakai seragam,” ungkapnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here