Berangkat dari PDI Perjuangan, Afifah Calon Terkuat Pendamping Pradi?

431
Afifah Alia

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020 yang tinggal hitungan bulan kian berwarna. Pasalnya bakal calon walikota-wakil walikota Kota Depok terus bermunculan.

Bakal calon wakil walikota Depok, Afifah Alia yang daftar dari Partai PDI Perjuangan mengaku siap meramaikan perhelatan Pilkada Kota Depok 2020. Bahkan Afifah digadang-gadang akan diduetkan dengan bakal calon walikota dari Partai Gerindra, Pradi Supriatna.

“Saat ini saya masih menunggu hasil rekomendasi pimpinan pusat PDI Perjuangan,” ungkap Afifah saat ditemui diposkonya di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (4/2).

Saat ditanya tentang pergerakan, Afifah mengaku masih bersabar menunggu rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

“Jika nama saya muncul maka kami akan bergerak, kan masih menunggu, karena saya meyakini parpol pasti akan memilih kader terbaik, maka apapun keputusannya, saya akan mentaatinya,” katanya.

Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Alo mengatakan, bahwa DPC PDIP Kota Depok sudah melakukan pembukaan penjaringan calon walikota-wakil walikota Depok untuk bertarung dalam pilkada serentak tahun 2020.

“Penjaringan dilakukan terbuka untuk umum, jadi siapapun bisa mendaftar untuk menjadi calon walikota-wakil walikota yang diusung PDI Perjuangan. Kami lakukan fit and proper test, untuk mengetahui kemampuan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan, untuk membangun Kota Depok kedepan yang lebih baik lagi,’ ungkapnya.

Hendrik menegaskan, bahwa penjaringan tersebut tidak ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan bagi yang mendaftar.

“Kami tegaskan disini tidak ada mahar-maharan dalam penjaringan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Hendrik mengatakan, para calon walikota -wakil walikota tersebut juga tidak boleh disusupi paham radikalisme dan harus setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“PDIP saat ini memiliki cukup kursi 20 persen dari jumlah kursi DPRD Kota Depok, maka PDIP tidak menutup kemungkinan bisa mengusung pasangan calonnya sendiri, tetapi kami tidak menutup kemungkinan berkoalisi dengan partai lain, untuk mengusung pasangan calon walikota-wakil walikota,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Ikravani Hilman mengatakan, pertemuan pada Jumat malam merupakan pertemuan lanjutan yang sebelumnya sudah dilakukan kedua partai PDI Perjuangan dan Partai Gerindra Kota Depok.

“Setelah melakukan pertemuan dan memiliki konsep serta ideologi yang sama untuk Depok, kedepan maka dilakukan koalisi. dan koalisi ini sudah disepakati ke dua Dewan Pimpinan Pusat (DPP), meski masih menunggu pengurus DPP, kami menyatakan sikap untuk komitmen berkoalisi. Karena ada kesamaan idiologi kita (PDIP dan Gerindra-red) sepakat menyelesaikan masalah dan membangun Depok bersama-sama,” ungkapnya.

Dalam rapat Jumat malam lanjut Ikravani mengatakan, antara Gerindra dan PDI-Perjuangan, sudah disepakati bahwa Gerindra mengusulkan walikota-wakil walikotanya dari PDI Perjuangan.

“Suratnya sudah kami serhakan ke DPP dan DPD PDI-P Jawa Barat, bahwa tidak ada penolakan berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Depok di tahun ini, bahwa Gerindra dan PDI-P Depok terbuka untuk merubah Kota Depok yang lebih baik dan itu butuh bekerjasama bersama,”pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here