Pengangguran Nekat Rampas Telepon Genggam

12
Inilah pelaku perampasan HP yang berhasil diringkus Polsek Sukmajaya

Cilodong | jurnaldepok.id
Jajaran Polsek Sukmajaya meringkus seorang pemuda berinisial RS (25), pemuda tersebut diamankan, karena diduga melakukan perampasan telepon genggam di Jalan H Abdul Gani, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong pada Senin, (3/2) dinihari.

“Peristiwa ini bermula ketika korban pengendara motor yang bernama Yusuf dan Ihsan diberhentikan paksa oleh pelaku RS, lalu kedua korban tersebut disuruh turun dari motornya dan diminta tiarap di jalan, dengan diancam menggunakan pistol mainan milik pelaku.Setelah pelaku merampas tas salempang milik korban berisi dua buah HP, setelah itu pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motornya,” papar Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim Sadjab.

Merasa ada kesempatan, lanjut Ibarahim menerangkan. Kedua korban langsung mengejar pelaku sambil meneriaki maling dan akhirnya berhasil ditangkap massa yang melintas, “dan kebetulan pada waktu kejadian anggota kami sedang melakukan observasi di sekitar wilayah tersebut, melihat ada kerumunan warga, pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Sukmajaya,” katanya.

Ibrahim menuturkan, saat menangkap pelaku, anggotanya menemukan pistol mainan yang disimpan pelaku untuk melakukan aksinya. Ketika RS diintrogasi, dia (RS-red) mengaku bahwa pistol yang digunakan untuk mengancam para korban hanyalah mainan bahkan dirinya mengaku sebagai anggota.

“Pelaku membeli pistol mainan tersebut, di sebuah toko mainan yang ada di pinggir jalan untuk digunakan dalam aksi kejahatan, saat ini kita sita sebagai barang bukti, berserta ikat pinggang sarung pistol,” terangnya.

Sementara RS mengaku berani melakukan aksi kejahatan, lantaran terpaksa karena faktor ekonomi, “saya ini seorang pengangguran, akhirnya merasa putus asa dan mengambil jalan pintas dengan melakukan aksi kejahatan, agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Aksi ini baru pertama kali saya lakukan,” ungkap RS.

Saat ini pelaku sudah di amankan Polsek Sukmajaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan tindak pidana pemerasan dengan ancaman sesuai Pasal 368 KUHP dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here