Jelang Pilkada, Idris-Pradi Masih Diidolakan

126
Walikota-wakil walikota berbincang mesra pada saat peringatan Hari Santri Nasional

Limo | jurnaldepok.id
Ditengah kasak kasuk partai politik menggodok sosok pigur yang akan diusung pada Pilkada bulan September mendatang, ternyata masih banyak warga dan tokoh masyarakat yang menginginkan Depok dipimpim oleh pasangan Putra Daerah Idris – Pradi lima tahun kedepan.

Ahmad Syarifudin, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Limo mengatakan, banyak alasan mengapa masyarakat masih menginginkan duet Idris – Pradi kembali dipasangkan pada ajang Pilkada Depok September 2020 diantaranya, selama dipimpin Idris – Pradi pembangunan berjalan lancar dan kondisi wilayah relatif kondusif dan peningkatan sinergitas antar elemen masyarakat.

“Kami berharap Pak Idris dan bang Pradi masih dalam satu perahu pada pilkada tahun ini, karena dibawah kepemimpinan mereka berdua, Depok Maju dan Kondusif,” ujar mantan Camat Cinere.

Dikatakan Syarifudin, banyaknya harapan masyarakat agar dua sosok putra Asli Depok kembali berduet pada perhelatan Pilkada tahun ini, harusnya dapat menjadi pertimbangan serius baik dari kedua sosok pemimpin ini maupun dari jajaran pengurus Partai Politik yang nanti akan menjadi penentu sosok kandidat calon yang akan tampil di Pilkada.

“Hitung hitungan kami, jika beliau berdua masih dalam satu perahu dalam ajang Pilkada tahun ini, peluang menang sangat besar, siapapun lawannya, tapi sebaliknya jika keduanya pecah kongsi, maka masing masing akan berat dan hanya akan menguntungkan pasangan lain yang ikut pada kontestasi pilkada,” imbuhnya.

Perlu diketahui lanjut dia, pendukung Idris dan Pradi pada dasarnya sama baik secara perorangan maupun kelompok, oleh sebab itu jika keduanya pecah kongsi maka mau tidak mau pendukungpun terbelah dan itu akan sangat menguntungkan kandidat lain.

“Kami tidak berani berspekulasi jika Idris Pradi pecah kongsi bahkan kami cenderung fesimis untuk dua duanya bisa menang dalam pilkada karena pendukung terbelah dua dan sebagian bisa lari ke kandidat alternatif, oleh sebab itu untuk lebih aman, keduanya harus tetap berlayar dalam satu perahu,” tegas Syarifudin.

Hal senada disampaikan oleh Mahmud Azis salah satu warga Kecamatan Sawangan.

“Terus terang kami bingung untuk menentukan pilihan jika nanti pak Idris dan Bang Pradi enggak satu paket lagi, dan kami masih berharap keduanya bisa saru paket lagi dalam Pilkda nanti,” tutup Mahmud. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here